Saya telah bertahun-tahun mengamati bagaimana banyak trader mencari strategi yang sempurna dengan putus asa, tetapi kenyataannya lebih sederhana: semuanya tergantung pada kerangka waktu Anda dan jenis keuntungan yang Anda kejar. Jika Anda menginginkan pergerakan cepat, Anda membutuhkan kerangka waktu yang pendek dan moving average yang gesit. Jika mencari hasil yang solid dalam jangka panjang, permainannya benar-benar berbeda.



Salah satu indikator yang paling berhasil bagi saya untuk operasi jangka panjang adalah trading golden cross. Sederhana tetapi efektif ketika diterapkan dengan benar, terutama pada aset yang mempertahankan tren stabil seperti saham dan indeks.

Pada dasarnya, golden cross terjadi ketika moving average jangka pendek melintasi di atas salah satu jangka panjang. Ketika Anda melihat persilangan itu, apa yang terjadi di pasar cukup jelas: tren menurun mulai habis, dorongan berubah, dan Anda memasuki wilayah bullish yang kuat. Setelah persilangan, biasanya Anda melihat beberapa retracement yang memantul di media jangka pendek sebelum terus naik.

Sekarang, apa nilai-nilai yang benar-benar berfungsi? Kebanyakan trader berpengalaman menggunakan moving average periode 50 dan 200. Ini bukan kebetulan. Moving average 200 sangat kuat karena menganalisis sekitar satu tahun penuh data. Jika sebuah aset melewati rata-rata 200 hari hanya dalam 50 hari, itu adalah sinyal yang sangat kuat. Menggunakan periode yang lebih pendek seperti 15 dan 50 menghasilkan terlalu banyak persilangan palsu, dan percayalah, memiliki sedikit sinyal yang dapat diandalkan selalu lebih baik daripada banyak sinyal yang tidak berfungsi.

Di sinilah pentingnya: trading golden cross bekerja paling baik pada kerangka waktu harian, bukan pada grafik satu jam atau 15 menit. Jika dilakukan pada kerangka waktu yang sangat pendek, angka-angkanya tidak berarti apa-apa. Moving average 200 pada candlestick satu jam akan menghitung 200 jam, yang sepenuhnya mengaburkan analisis.

Ambil contoh nyata. S&P 500 mengalami golden cross pada Juli 2020 di sekitar 3.151 USD. Jika Anda membuka posisi di sana dan mempertahankannya hingga Januari 2022 ketika menembus support dari moving average 200 hari (diperdagangkan di 4.430 USD), Anda akan mendapatkan keuntungan hampir 1.279 USD dalam 18 bulan. Tidak buruk untuk satu operasi.

Tapi di sinilah bagian kritis yang banyak diabaikan: golden cross tidaklah sempurna. Setelah persilangan, pasar bisa berbalik dengan cepat menjadi bearish dan meninggalkan sinyal palsu. Oleh karena itu, Anda membutuhkan konfluensi. Cari level Fibonacci, resistance yang berubah menjadi support, indikator teknikal lainnya. Semakin banyak konfirmasi yang Anda miliki, semakin baik.

Ada juga yang berlawanan: death cross, ketika moving average 50 turun di bawah 200. Ini biasanya menandakan tren menurun. Beberapa trader menggunakannya untuk operasi pendek, terutama di forex dan cryptocurrency, meskipun di saham dan indeks (yang secara historis cenderung bullish) ini lebih sebagai sinyal untuk menutup posisi beli daripada membuka posisi jual.

Kesimpulannya, trading golden cross adalah alat yang solid jika digunakan pada aset yang tepat, dengan periode yang tepat, dan selalu mencari konfluensi tambahan. Jangan berharap ini sempurna, karena tidak ada indikator yang sempurna. Tetapi jika dikombinasikan dengan analisis fundamental dan manajemen risiko yang tepat, ini bisa sangat menguntungkan dalam jangka panjang. Yang terpenting adalah bersabar dan tidak beroperasi secara buta hanya karena Anda melihat persilangan di layar.
US50020-0,41%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan