Belakangan ini ada teman yang bertanya kepada saya, mengapa membeli saham Taiwan terasa sangat mahal, sedangkan saham AS sangat murah? Sebenarnya pertanyaan ini sangat bagus, sebab penyebab utamanya terletak pada perbedaan unit transaksi dan cara perhitungannya.



Mari mulai dari yang paling dasar. Harga saham adalah harga transaksi saham, yang menunjukkan berapa banyak uang yang perlu dikeluarkan untuk membeli atau menjual satu lembar saham. Melihat harga saham sangat sederhana, cukup langsung melihat harga pasar saat ini, tidak perlu memikirkan terlalu rumit. Namun di sini ada poin kunci: definisi "satu lembar saham" di pasar AS dan Taiwan berbeda.

Di pasar AS, unit transaksi adalah satu lembar saham. Misalnya, sebuah saham harganya 100 dolar AS, jika ingin membeli cukup beli 1 lembar, cukup bayar 100 dolar. Tapi di Taiwan berbeda, Taiwan memiliki konsep "lot", di mana 1 lot sama dengan 1000 lembar saham. Inilah sebabnya mengapa saham di AS terlihat lebih murah.

Saya berikan contoh nyata. Misalnya, harga satu lembar saham adalah 50 dolar Taiwan, maka membeli 1 lot di Taiwan harus dikalikan 50 dengan 1000, yaitu 50 x 1000 = 50.000 dolar Taiwan. Tapi saham yang sama di pasar AS mungkin hanya 15 dolar AS per lembar, jadi membeli 1 lembar hanya 15 dolar. Dengan perbandingan ini, saham di AS memang terlihat jauh lebih murah.

Lalu mengapa pasar Taiwan dirancang seperti ini? Utamanya karena alasan sejarah. Di Taiwan dulu menerapkan sistem nominal tetap, sebagian besar saham perusahaan memiliki nominal 10 dolar Taiwan. Seiring waktu, unit transaksi 1 lot yang berisi 1000 lembar ini tetap dipertahankan. Sedangkan di pasar AS, unit transaksi dasar adalah 1 lembar saham, sehingga ambang pasar menjadi jauh lebih rendah.

Namun ini juga menimbulkan satu masalah: investor ritel biasa tidak mampu membeli 1 lot saham Taiwan. Misalnya, saham TSMC pernah mencapai harga 561 dolar Taiwan per lembar, jadi membeli 1 lot harus bayar 56.100 dolar Taiwan. Ini terlalu mahal bagi kebanyakan orang. Oleh karena itu, pasar Taiwan kemudian memperkenalkan transaksi saham pecahan, sehingga kamu bisa membeli mulai dari 1 sampai 999 lembar, secara signifikan menurunkan ambang masuk.

Kembali ke pasar AS. Unit transaksi di pasar AS adalah harga per lembar saham, tidak ada konsep "lot". Inilah mengapa banyak orang merasa saham AS murah—karena titik awalnya memang rendah. Tapi perlu diingat, harga saham murah tidak berarti sahamnya murah, harus juga dilihat dari total nilai pasar dan fundamental perusahaan.

Faktor yang mempengaruhi harga saham sebenarnya terbagi menjadi tiga kategori utama. Pertama adalah fundamental perusahaan, termasuk kondisi keuangan dan kemampuan menghasilkan laba. Perusahaan yang kinerja bagus secara alami menarik investor, sehingga harga sahamnya akan naik. Kedua adalah faktor ekonomi makro, seperti PDB, suku bunga, inflasi, yang semuanya mempengaruhi pasar secara keseluruhan. Terakhir adalah sentimen pasar, ketika investor optimis mereka membeli, saat pesimis mereka menjual, fluktuasi emosi ini kadang-kadang lebih besar pengaruhnya daripada fundamental.

Jadi lain kali saat melihat saham, jangan takut dengan harga tinggi di pasar Taiwan. Setelah memahami perbedaan unit transaksi, kamu bisa lebih jelas membandingkan saham dari berbagai pasar. Meskipun harga per lembar di pasar AS terlihat murah, logika keseluruhannya sebenarnya sama.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan