Setiap kali saya melihat seseorang bertanya tentang usia Bruno Perini, saya selalu berpikir tentang apa yang benar-benar menarik perhatian: bukan hanya angka tahun, tetapi bagaimana seorang pria yang relatif muda berhasil membangun salah satu referensi terbesar dalam pendidikan keuangan di Brasil. Izinkan saya menceritakan sedikit tentang kisah ini.



Bruno Perini lahir pada tahun 1988 di Cabo Frio, Rio de Janeiro. Saat ini dia berusia 37 tahun dan, ya, usia Bruno Perini ini mengejutkan banyak orang ketika mereka melihat ukuran bisnis yang dia bangun. Kariernya dimulai dengan cara yang sangat berbeda dari yang dibayangkan kebanyakan orang: dia adalah perwira artileri Tentara Brasil selama sekitar 10 tahun. Pada waktu itu, sambil menerima gaji yang stabil, dia mulai berinvestasi di saham secara mandiri, bahkan tanpa latar belakang pendidikan khusus di bidang tersebut. Disiplin, perencanaan jangka panjang, dan ketahanan muncul dari masa itu dan menandai semua yang dia lakukan kemudian.

Pada tahun 2014, Bruno membuat blog Você MAIS Rico sebagai ruang sederhana untuk berbagi pembelajaran tentang keuangan pribadi, anggaran, dan investasi dasar. Proyek ini berkembang dan beralih ke YouTube, di mana saat ini salurannya memiliki lebih dari 1,5 juta pelanggan. Itu bukan hal kecil. Sementara itu, dia juga membuat kursus Viver de Renda, yang menjadi salah satu produk paling terkenal darinya.

Langkah besar datang pada tahun 2020, ketika Bruno menjadi mitra dari Grupo Primo, yang dipimpin oleh Thiago Nigro. Kemitraan ini sangat memperluas jangkauannya dan mengukuhkan posisinya di pasar. Grup ini mengumpulkan kursus online, platform edukasi seperti Finclass, podcast, dan berbagai produk digital. Meskipun pertumbuhan yang pesat, grup ini juga menghadapi tantangan operasional pada tahun 2022, mencerminkan volatilitas pasar digital.

Ketika kita melihat bagaimana Bruno menginvestasikan uangnya, menjadi jelas bahwa dia tidak hanya berbicara tentang diversifikasi, tetapi juga mempraktikkannya. Strateginya meliputi saham, ETF, reksa dana properti, pendapatan tetap untuk darurat, dana pensiun swasta, dan investasi di luar negeri untuk perlindungan nilai tukar. Selain itu, sebagian besar kekayaannya berasal dari bisnis digital Grup Primo.

Perkiraan menunjukkan bahwa kekayaan Bruno Perini berkisar antara R$ 100 juta dan R$ 200 juta. Pendapatan bulanan yang diperkirakan berkisar antara R$ 1 juta dan R$ 2 juta, tetapi dia sendiri menekankan bahwa dia banyak menginvestasikan kembali keuntungan tersebut. Seluruh kisah ini menunjukkan bahwa hasil yang berkelanjutan tidak berasal dari keputusan impulsif, tetapi dari metode dan disiplin. Istrinya, Malu Perini, juga seorang influencer digital dan co-host podcast Os Sócios, yang membawa pendekatan yang lebih perilaku yang melengkapi pandangan teknisnya.

Pada akhirnya, perjalanan Bruno Perini menegaskan sebuah pelajaran utama: berinvestasi membutuhkan metode, visi jangka panjang, dan pemahaman yang jelas tentang tujuan. Sebelum mengambil keputusan keuangan apa pun, carilah informasi berkualitas, evaluasi risiko, dan bangun strategi yang sesuai dengan profil Anda. Keputusan yang sadar cenderung melindungi kekayaan dengan lebih baik dari waktu ke waktu.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan