Sudah pernah berpikir tentang siapa Velho da Havan? Julukan ini menjadi hampir bagian dari budaya pop Brasil, tetapi tidak semua orang mengetahui cerita lengkap tentang Luciano Hang, pengusaha di balik salah satu kerajaan ritel terbesar di nasional.



Semua dimulai di Brusque, Santa Catarina, pada tahun 1962. Hang tumbuh di lingkungan yang sepenuhnya terkait dengan pekerjaan dan industri tekstil, tetapi menghadapi tantangannya di jalan. Dia memiliki disleksia, yang cukup menyulitkan tahun-tahun awal sekolahnya. Dia belajar membaca dan menulis lebih lambat dari kebanyakan orang, tetapi itu tidak pernah menghentikannya untuk maju. Setelah itu, dia mengambil jurusan Pengolahan Data di Universitas Regional Blumenau, yang akhirnya membuka pikirannya untuk teknologi dan manajemen.

Semangat kewirausahaan muncul sejak dini. Pada usia 17 tahun, dia bergabung di Pabrik Tekstil Carlos Renaux, tempat orang tuanya bekerja. Pada usia 21 tahun, dia sudah membeli Tecelagem Santa Cruz. Pengalaman di sektor tekstil ini sangat penting untuk apa yang akan datang kemudian.

Pada tahun 1986, bersama Vanderlei de Lima, Hang membuka sebuah toko kecil kain. Nama Havan berasal dari kombinasi nama keduanya. Seiring bisnis berkembang, dia membeli saham dari mitra dan menguasai seluruh perusahaan. Model bisnisnya berkembang dengan cepat: dari fokus pada kain menjadi toko serba ada yang menawarkan segala sesuatu.

Ekspansi dilakukan secara bertahap tetapi konsisten. Pada tahun 1989, mereka pindah ke kantor pusat yang lebih besar. Tahun 1995 menandai cabang pertama di Curitiba. Pada tahun 2003, mereka meluncurkan e-commerce. Pada tahun 2017, sudah ada 100 toko tersebar di seluruh Brasil. Tampilan ikonik toko-toko tersebut, terinspirasi dari Rumah Putih dengan replika Patung Liberty, menjadi ciri khas jaringan.

Velho da Havan benar-benar terkenal mulai tahun 2017, ketika mulai muncul lebih sering dalam kampanye perusahaan sendiri dan video online. Julukan ini muncul secara kritis di internet, tetapi Hang mampu memanfaatkannya sebagai strategi pemasaran yang sangat efektif. Kini, Velho da Havan hampir menjadi sinonim dari merek tersebut.

Dalam hal kekayaan, kekayaan Luciano Hang mencapai sekitar US$ 3,2 miliar menurut perkiraan Forbes, menempatkannya di antara pengusaha terkaya di Brasil. Sebagian besar berasal dari Havan, tetapi dia juga memiliki saham di pusat perbelanjaan, distributor energi, dan investasi di media.

Meskipun besar, Havan belum melakukan penawaran umum perdana di B3. Ada saat-saat di mana Hang mempertimbangkan melakukan IPO. Pada tahun 2021, perkiraan menilai valuasi sekitar R$ 45 miliar, tetapi pembukaan modal ditunda karena alasan strategis.

Dalam beberapa tahun terakhir, Velho da Havan juga mendapatkan perhatian karena sikap politiknya, terutama selama pemilihan presiden 2018 dan 2022. Hal ini semakin memperluas visibilitasnya dalam debat publik Brasil dan menimbulkan dukungan maupun kritik.

Perjalanan Luciano Hang menunjukkan bagaimana seorang pengusaha mampu mengubah bisnis kecil regional menjadi jaringan ritel nasional yang sesungguhnya. Lebih dari tiga dekade kemudian, Velho da Havan membangun merek yang dikenal di seluruh Brasil, tidak hanya karena strategi ekspansi tetapi juga karena identitas visual unik yang dimiliki toko-toko tersebut. Terlepas dari kontroversi yang mengelilingi figur publiknya, pria ini telah mengukuhkan dirinya sebagai salah satu pengusaha paling berpengaruh di ritel Brasil.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan