Pasar saham yang paling sering diabaikan adalah ekspektasi psikologis peserta pasar. Baru-baru ini saya meneliti indikator deviasi rata-rata (BIAS) dan menemukan bahwa sebenarnya ini adalah alat untuk merefleksikan ekspektasi kolektif tersebut.



Secara sederhana, deviasi menunjukkan tingkat penyimpangan harga saham dari garis rata-rata bergerak, dinyatakan dalam persentase. Ketika harga saham menyimpang secara besar dari tren, kemungkinan koreksi atau rebound akan meningkat; sebaliknya, tren cenderung akan berlanjut. Saya merasa logika ini agak mirip dengan pasar produk pertanian—ketika panen padi melimpah, harga melonjak, semua khawatir tidak bisa menjual, akhirnya mereka berebut menjual dengan harga rendah, malah menyebabkan harga turun. Psikologi di pasar saham juga seperti itu, ketika naik terlalu banyak, orang ingin menjual; ketika turun terlalu banyak, orang ingin membeli.

Mengenai pengaturan deviasi rata-rata, sebenarnya ada beberapa poin penting yang perlu diperhatikan. Pertama, pilihlah periode garis rata-rata bergerak yang sesuai. Untuk jangka pendek biasanya digunakan 5, 6, 10, 12 hari; untuk menengah 20, 60 hari; dan untuk jangka panjang 120, 240 hari. Kemudian, tentukan parameter BIAS, yang umum digunakan adalah 6 hari, 12 hari, 24 hari, tetapi ini harus disesuaikan dengan karakteristik saham yang Anda tradingkan. Saham dengan aktivitas tinggi mungkin memerlukan deviasi periode pendek agar reaksi lebih sensitif.

Bagaimana menggunakan pengaturan deviasi rata-rata untuk menemukan titik beli dan jual? Konsep utamanya adalah menetapkan satu parameter positif dan satu parameter negatif sebagai ambang batas. Misalnya, deviasi 5 hari sekitar 2% atau 3%, tetapi ini perlu disesuaikan berdasarkan data historis. Ketika BIAS melebihi parameter positif, menunjukkan kondisi overbought, bisa dipertimbangkan untuk menjual; ketika BIAS di bawah parameter negatif, menunjukkan kondisi oversold, bisa dipertimbangkan untuk membeli.

Pendekatan pribadi saya adalah menggabungkan beberapa garis rata-rata bergerak sekaligus, misalnya mengamati deviasi 5 hari dan 20 hari secara bersamaan, agar bisa mendapatkan gambaran tren jangka pendek dan menengah secara lebih komprehensif. Ada juga teknik penting yang disebut divergensi—jika harga mencapai level tertinggi baru tetapi deviasi tidak mencapai level tertinggi baru, ini bisa menjadi sinyal puncak; sebaliknya, jika harga mencapai level terendah baru tetapi deviasi tidak mencapai level terendah baru, ini bisa menjadi sinyal dasar.

Namun, jujur saja, indikator ini juga memiliki keterbatasan. Pertama, jika saham berada dalam kondisi kenaikan atau penurunan yang lambat dalam waktu lama, peran deviasi menjadi sangat terbatas. Kedua, deviasi memiliki lag, jadi tidak terlalu disarankan mengandalkannya secara tunggal saat menjual; lebih baik digunakan sebagai referensi saat membeli. Selain itu, efeknya berbeda tergantung kapitalisasi pasar saham—saham dengan kapitalisasi besar lebih stabil dan deviasi lebih akurat, sedangkan saham kecil yang volatil sulit diprediksi hanya dengan deviasi.

Dalam praktik, saya menyarankan untuk menggabungkan indikator lain seperti indikator acak KD, Bollinger Bands (BOLL). Deviasi dikombinasikan dengan indikator KD dapat membantu dalam pengambilan keputusan rebound secara lebih tepat waktu dan akurat, sementara dengan Bollinger Bands cocok untuk membeli saat oversold rebound. Pemilihan parameter juga sangat penting; periode yang terlalu pendek akan terlalu sensitif, sedangkan terlalu panjang akan terlalu lambat, jadi perlu dicoba beberapa kali untuk menemukan pengaturan yang cocok.

Satu saran terakhir adalah gunakan indikator ini secara fleksibel. Saham dengan kinerja baik dan risiko rendah yang turun biasanya rebound cepat karena semua orang takut melewatkan peluang beli; tetapi saham dengan kinerja buruk rebound-nya bisa lebih lambat. Jadi, pengaturan deviasi rata-rata yang sama tidak akan efektif di semua saham, perlu disesuaikan dengan kondisi spesifik.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan