Bagi siapa saja yang mulai tertarik berinvestasi di pasar China, kebingungan pertama yang sering muncul adalah indeks yang tersedia sangat banyak, apa sebenarnya itu, dan mana yang sebaiknya diikuti? Pasar saham China sangat besar sekali. Hanya pasar saham Shanghai saja memiliki nilai pasar yang berada di peringkat ke-4 dunia. Tapi kerumitan inilah yang membuat banyak investor merasa frustrasi.



Mari kita kenali dulu struktur pasar tersebut. Investasi di saham China sebagian besar terjadi di dua pasar utama, yaitu pasar saham Shanghai (SSE) yang merupakan pasar terbesar di daratan China, dan pasar saham Shenzhen (SZSE) yang berada di posisi kedua. Di masing-masing pasar ini, saham dibagi menjadi beberapa kategori, yaitu A-Share (dibuka untuk investor asing melalui jalur khusus), B-Share (untuk asing, diperdagangkan dalam mata uang USD atau HKD), dan H-Share (diperdagangkan di Hong Kong dan luar negeri).

Setelah memahami struktur tersebut, alat penting untuk mengikuti pasar China adalah indeks-indeksnya. Indeks China adalah angka yang dirancang untuk mencerminkan pergerakan kelompok saham China dari berbagai sudut pandang. Setiap indeks memiliki metode perhitungan dan tujuan yang berbeda.

Dimulai dari indeks yang dibuat oleh organisasi China sendiri, CSI300 adalah indeks yang mencerminkan pergerakan 300 saham besar-menengah dari kedua pasar tersebut. Indeks ini dianggap sebagai representasi pasar China secara keseluruhan. Contohnya adalah Ping An Insurance, China Minsheng Bank, Kweichow Moutai, dan lain-lain.

Jika ingin melihat saham blue-chip terbesar dengan likuiditas tertinggi, SSE50 adalah pilihan yang baik. Indeks ini hanya memilih 50 saham A-Share terbaik dari pasar Shanghai. Sedangkan SZSE100 digunakan untuk mengikuti 100 saham dari pasar Shenzhen, yang biasanya termasuk perusahaan teknologi dan startup dengan pertumbuhan tinggi.

Namun, jika Anda adalah investor asing dan ingin indeks China yang dirancang agar lebih mudah digunakan, FTSE A50 bisa menjadi pilihan. Indeks ini memilih 50 saham dengan hasil terbaik dari kedua pasar tersebut dan sering digunakan sebagai tolok ukur (Benchmark) oleh investor asing. Sementara MSCI CHINA mencakup lebih banyak lagi, yaitu lebih dari 700 saham China dan mencakup sekitar 85% dari pasar, sehingga merupakan pilihan yang baik jika Anda ingin gambaran pasar China secara komprehensif.

Kesimpulannya, baik indeks yang dibuat oleh China sendiri maupun indeks China yang dibuat oleh lembaga keuangan asing seperti FTSE dan MSCI, semuanya adalah alat yang berguna untuk mengikuti pergerakan pasar saham China dari berbagai sudut pandang. Tergantung apakah Anda ingin melihat gambaran umum atau bagian tertentu dari pasar.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan