Belakangan ini saya sendiri mulai bertanya-tanya, bank mana yang bagus. Sebenarnya ini adalah pertanyaan yang bisa dipahami karena saham bank tampaknya menjadi pilihan yang aman bagi orang yang menginginkan saham dengan dasar yang kuat dan dividen yang stabil. Tapi masalahnya, ada banyak saham bank, baik dari Thailand maupun luar negeri. Jika tidak mempelajari dengan baik, mudah untuk berinvestasi secara acak.



Saya kemudian mengumpulkan data dan menganalisis 12 bank yang menarik, dibagi menjadi 6 bank Thailand dan 6 bank luar negeri, agar gambaran tentang bank mana yang bagus bisa terlihat jelas dalam situasi saat ini.

Dimulai dari bank Thailand dulu, BBL adalah yang utama yang banyak diikuti orang selama ini. Dengan fondasi keuangan yang stabil, jaringan internasional yang luas, dan dividen yang tidak pernah mengecewakan. Sedangkan KBANK menonjol dalam bidang Digital Banking melalui K PLUS yang memiliki banyak pengguna. Tapi harus memperhatikan NPL dari portofolio UKM. SCB yang melakukan restrukturisasi menjadi SCBX menarik karena masuk ke bisnis teknologi keuangan, meskipun ada ketidakpastian. KTB mendapatkan manfaat dari menjadi bank milik negara dan aplikasi Pao Tang yang memiliki pengguna sangat banyak. TTB, hasil dari penggabungan usaha, sedang menciptakan sinergi dan diperkirakan akan memberikan hasil yang baik tahun ini. BAY juga patut diikuti karena memiliki MUFG sebagai pemegang saham utama, yang mendukung dari segi teknologi dan jaringan.

Melihat ke luar negeri, JPM adalah bank terkemuka dunia dengan bisnis yang beragam dan kepercayaan tinggi. BAC, bank terbesar kedua di Amerika, mendapatkan manfaat dari kenaikan suku bunga. HSBC memiliki kekuatan sebagai gerbang penghubung antara Barat dan Timur. DBS adalah pemimpin Digital Banking di kawasan ASEAN dengan kinerja yang kuat. ICBC memiliki aset terbesar di dunia, tetapi juga memiliki risiko tertentu yang harus diwaspadai. MUFG dari Jepang mungkin akan mendapatkan manfaat jika Bank Sentral Jepang benar-benar menaikkan suku bunga.

Mengapa saham bank masih menarik untuk investasi? Pertama, tingkat suku bunga saat ini masih lebih tinggi dari masa COVID, yang merupakan faktor positif untuk pendapatan bunga bersih. Dividen bank, terutama bank besar, biasanya stabil dan memberikan hasil yang memuaskan. Jika ekonomi Thailand dan dunia terus pulih, permintaan kredit akan meningkat. Selain itu, valuasi banyak saham ini juga tidak terlalu mahal jika dibandingkan dengan P/E rata-rata masa lalu. Tren baru yang sedang naik daun adalah membangun Ekosistem Perbankan melalui aplikasi. Bank tidak hanya menerima simpanan dan memberi kredit, tetapi juga menjadi platform yang menghubungkan berbagai layanan: belanja, pengantaran, asuransi, investasi, semuanya dalam satu aplikasi.

Untuk transaksi, jika saham bank Thailand, cukup mudah, buka rekening di broker, setor dana, lalu pesan melalui aplikasi. Jika ingin berinvestasi luar negeri, banyak broker Thailand sudah menyediakan layanan ini. Atau bisa juga menggunakan CFD jika menginginkan leverage dan fleksibilitas, tetapi harus diingat bahwa CFD memiliki risiko yang lebih tinggi.

Kesimpulannya, bank mana yang bagus tergantung pada situasi pribadi dan toleransi risiko masing-masing. Jika menginginkan keamanan dan dividen yang stabil, bank besar baik dari Thailand maupun luar negeri adalah pilihan yang baik. Jika menginginkan pertumbuhan dan inovasi, bisa mempertimbangkan saham yang bertransformasi ke arah digital. Yang terpenting adalah mempelajari informasinya dengan baik, jangan hanya ikut-ikutan opini orang lain. Investasi dengan pikiran jernih dan jangka panjang akan membantu meningkatkan hasilnya.
BAC-4,4%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan