Melihat pasar saham AS terus mencatat rekor tertinggi, banyak orang ingin masuk tetapi tidak tahu harus mulai dari mana. Sebenarnya cara membeli saham AS ini lebih sederhana dari yang dibayangkan, hari ini saya akan berbagi pengalaman saya kepada semua orang.



Pertama-tama harus jelas bahwa ada dua jenis akun untuk membuka rekening saham AS. Akun tunai adalah menggunakan uang sendiri secara jujur, tidak bisa meminjam saham untuk short selling, risiko paling rendah. Akun margin memungkinkan penggunaan leverage, short selling, dan trading T+0, tetapi metode ini membutuhkan dana yang besar, pemula sebaiknya jangan coba.

Tentang cara membeli saham AS, sebenarnya ada banyak metode. Yang paling langsung adalah membeli saham AS secara langsung, cocok untuk investor jangka panjang. Tetapi jika Anda merasa membeli saham langsung terlalu berisiko, ETF saham AS adalah pilihan yang bagus—dengan satu pembelian bisa mendapatkan keuntungan dari sekeranjang saham, misalnya dana yang mengikuti S&P 500 atau Nasdaq. Ada juga yang suka trading opsi saham AS atau kontrak selisih harga, metode ini lebih fleksibel, bisa trading dua arah, tetapi risikonya juga lebih tinggi.

Ketika memilih broker, perhatikan beberapa poin penting: apakah platformnya resmi, berapa biaya komisi, kemudahan deposit, dan apakah mendukung bahasa Mandarin. Di dalam negeri, bisa melalui perantara untuk membeli saham AS, tetapi biaya biasanya sekitar 0,5-1%, biayanya cukup tinggi. Jika ingin biaya lebih rendah, bisa langsung ke broker luar negeri, seperti Charles Schwab, First Securities, Interactive Brokers, yang semuanya adalah pilihan lama dan terpercaya.

Kesalahan paling umum yang dilakukan pemula adalah memilih saham yang salah. Saran saya adalah mulai dari indeks—S&P 500 mencakup 500 perusahaan besar di AS, sedangkan Nasdaq berisi raksasa teknologi. Jika belum familiar, berinvestasi di indeks ini lebih aman daripada memilih saham secara buta.

Berbicara tentang portofolio, jangan menaruh semua telur dalam satu keranjang. Jika punya 30.000 dolar AS untuk diinvestasikan, bisa dialokasikan seperti ini: 40% membeli saham perusahaan teknologi AS, 40% membeli ETF, dan 20% sisanya bisa coba kontrak selisih harga. Dengan cara ini, Anda bisa ikut serta dalam pertumbuhan pasar sekaligus mengendalikan risiko.

Terakhir, perlu diingat bahwa pasar saham AS meskipun paling matang di dunia, tetap tidak tanpa risiko. Leverage adalah pedang bermata dua, jika tidak digunakan dengan baik bisa merugi besar. Disarankan mulai dari akun demo untuk latihan, mengenal proses trading dan manajemen risiko, lalu baru gunakan uang asli. Investasi adalah proses jangka panjang, jangan buru-buru ingin cepat kaya, lakukan penyesuaian portofolio secara berkala dan kendalikan risiko, waktu akan memberi Anda hasil.
SPYX-0,06%
NAS100-0,57%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan