Baru saja menyadari bahwa banyak orang masih bingung dengan pasar sideway di forex. Sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan. Hanya perlu memahami prinsip dasarnya untuk mengelolanya.



Sideway adalah saat harga bergerak ke samping, tidak naik atau turun, tetapi berputar-putar dalam kisaran sempit antara support dan resistance. Terjadi saat permintaan dan penawaran seimbang, harga melonjak naik turun di antara dua level ini, seperti memiliki plafon dan lantai.

Cara menangkap pasar sideway tidak terlalu rumit. Lihat grafik dan cari level support dan resistance secara horizontal. Jika melihat harga berfluktuasi di antara dua level ini berulang kali, kemungkinan itu adalah sideway. Selain itu, indikator seperti RSI atau MACD juga bisa membantu.

Setelah bisa mengenali bahwa pasar sedang sideway, indikator yang sangat membantu adalah RSI dan Stochastics. Jika RSI di bawah 30, dianggap oversold dan cocok untuk membeli. Jika RSI di atas 70, dianggap overbought dan cocok untuk menjual. Bollinger Bands juga bagus, membantu melihat volatilitas secara jelas. ADX di bawah 25 menunjukkan tren yang lemah, cocok untuk pasar sideway.

Cara trading-nya cukup mudah. Beli saat harga mendekati support, tempatkan stop loss di bawahnya, lalu jual saat harga mendekati resistance. Ambil keuntungan di resistance. Lakukan ini berulang-ulang untuk mendapatkan keuntungan terus-menerus.

Cara lain adalah menunggu breakout. Kadang harga menembus batas, saat itu tren baru mulai terbentuk, bisa naik atau turun. Jika bisa menangkap momen ini, keuntungan besar bisa didapat.

Keuntungan trading sideway adalah titik masuk dan keluar yang jelas. Tahu kapan harus beli dan jual, tidak ambigu. Selain itu, waktunya juga singkat, tidak perlu menahan posisi lebih dari satu minggu. Bisa ditutup sebelum berita penting datang.

Namun, ada kekurangannya. Harus sering trading, komisi jadi lebih tinggi, dan harus memantau pasar sepanjang hari. Seminggu bisa banyak transaksi, cukup melelahkan.

Tipsnya adalah gunakan ADX terlebih dahulu. Jika ADX di bawah 20 dan meningkat, mungkin tren baru mulai terbentuk. Coba nilai apakah risiko sepadan dengan potensi keuntungan. Jika tidak yakin, lebih baik menunggu.

Yang penting adalah punya strategi sendiri. Ada yang suka trading dalam range, ada yang menunggu breakout. Cari gaya yang cocok dengan diri sendiri.

Kalau pemula, jangan investasi besar-besaran. Pasar sideway berisiko tinggi. Peluang profit besar, tapi juga bisa rugi. Cari pengalaman dulu, lalu tambah modal sedikit demi sedikit.

Kesimpulannya, pasar sideway tidak terlalu sulit. Kalau sudah memahami prinsipnya, bisa mengenali tekniknya, dan punya strategi yang jelas, bisa meraih keuntungan. Hanya perlu bersabar dan menunggu sinyal yang jelas sebelum masuk pasar.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan