Saya telah mengamati selama beberapa waktu bagaimana hidrogen semakin mendapatkan perhatian di pasar, dan jujur saya percaya bahwa berinvestasi dalam hidrogen bisa menguntungkan jika dilakukan dengan kepala dingin.



Transisi energi tidak dapat dihentikan. Pemerintah sedang mempercepat regulasi terhadap bahan bakar fosil, dan hidrogen diposisikan sebagai bagian kunci, terutama untuk kendaraan berat di mana baterai listrik masih memiliki keterbatasan. Bus dan truk membutuhkan solusi yang layak, dan di sinilah hidrogen bersinar.

Yang menarik adalah bahwa Anda tidak bisa berinvestasi langsung dalam hidrogen sebagai bahan mentah, seperti yang dilakukan dengan minyak bumi. Sebagai gantinya, Anda harus mencari perusahaan yang mendukung teknologi ini. Beberapa ETF seperti Global X Hydrogen (HYDR) atau Defiance Hydrogen (HDRO) mengelompokkan opsi terbaik, tetapi jika Anda lebih suka menjadi lebih selektif, ada perusahaan yang sangat solid.

Toyota dan Hyundai adalah taruhan yang relatif aman karena mereka tidak bergantung sepenuhnya pada hidrogen. Toyota telah bertahun-tahun mengembangkan kendaraan berbahan bakar hidrogen sambil juga menguasai kendaraan hibrida dan EV. Hyundai adalah pelopor dengan ix35 mereka pada 2013 dan terus berinovasi. Linde, raksasa gas industri, adalah penyedia utama hidrogen cair secara global. FuelCell Energy mengkhususkan diri dalam sel bahan bakar, dan Hyzon Motors fokus mengembangkan solusi biaya rendah untuk memasyarakatkan teknologi ini.

Sekarang, berinvestasi dalam hidrogen memang menguntungkan, tetapi dengan catatan. Kebanyakan perusahaan ini berjalan baik di pasar saham, tetapi masing-masing memainkan peran berbeda dalam rantai produksi. Toyota dan Hyundai memiliki eksposur yang terdiversifikasi, membuat mereka lebih stabil. Pengembang sel bahan bakar yang lebih kecil memiliki potensi lebih besar tetapi juga risiko yang lebih tinggi.

Keuntungannya jelas: nol emisi CO2, jarak tempuh yang lebih baik daripada EV di kendaraan berat, dan sangat cocok untuk menyimpan kelebihan energi terbarukan. Kerugiannya juga ada: infrastruktur distribusi yang kompleks, sedikit stasiun pengisian hidrogen, dan teknologi yang masih dalam tahap pengembangan.

Kesimpulan saya adalah bahwa berinvestasi dalam hidrogen bisa menguntungkan sebagai bagian dari strategi transisi energi yang lebih luas, tetapi bukan sebagai satu-satunya taruhan. Sektor ini terdiversifikasi, beberapa perusahaan akan memimpin dan yang lain akan tertinggal. Nama-nama besar seperti Mercedes, Toyota, Hyundai, dan BMW berkomitmen, yang memberikan kepercayaan. Yang penting adalah mengidentifikasi mana yang memiliki posisi teknis dan keuangan terbaik untuk beberapa tahun ke depan. Jika Anda mencari eksposur ke sektor ini, gabungkan perusahaan yang sudah mapan dengan pengembang teknologi baru, tetapi selalu ingat bahwa Anda sedang bertaruh pada industri yang masih dalam tahap pengembangan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan