Belakangan ini banyak investor Taiwan yang bertanya tentang satu hal yang sama: Setelah pasar saham Taiwan tutup, tiba-tiba ada berita penting di pasar saham AS, tapi kita hanya bisa menunggu keesokan harinya saat pasar dibuka, dan saat itu langsung terjadi lonjakan harga, peluang pun hilang begitu saja. Sebenarnya ada solusi untuk masalah ini, yaitu dengan mempelajari pandangan dan teknik operasional dalam melihat harga setelah jam perdagangan pasar saham AS.



Berbicara tentang pasar elektronik saham AS, banyak orang mengira itu adalah sesi malam, padahal konsepnya agak berbeda. Perdagangan reguler di pasar saham AS berlangsung dari pukul 9:30 sampai 16:00 waktu Timur AS, tetapi di luar waktu tersebut, ada sesi pra-pembukaan (4:00-9:30) dan pasca-pembukaan (16:00-20:00). Jika diubah ke waktu Taiwan, perdagangan pasca-pembukaan sekitar pukul 4:00 sampai 8:00 dini hari keesokan harinya, yang sebenarnya cukup ramah untuk orang Taiwan, karena tidak perlu begadang dan tetap bisa ikut berpartisipasi.

Futures elektronik bahkan lebih fleksibel, hampir beroperasi 24 jam, dari minyak mentah, emas, hingga berbagai jenis futures, memungkinkan investor global untuk ikut serta kapan saja. Saya sendiri sering menggunakan harga setelah jam perdagangan pasar saham AS untuk menilai tren pasar keesokan harinya dan menyiapkan peluang lebih awal.

Untuk melihat bagaimana cara membaca harga setelah jam perdagangan pasar saham AS, saya merekomendasikan beberapa alat. TradingView adalah yang paling praktis, antarmuka lengkap dalam bahasa Mandarin, bisa digunakan di ponsel maupun komputer, dan bisa langsung menambahkan indikator harga setelah jam perdagangan. Jika ingin data yang paling otoritatif, situs resmi NASDAQ bisa langsung cek harga real-time setelah jam perdagangan untuk saham populer seperti TSLA, AAPL. Chicago Mercantile Exchange (CME) adalah pilihan utama untuk memeriksa harga futures elektronik. Tapi sejujurnya, jika menggunakan platform trading sendiri untuk melihat harga, itu akan lebih nyaman karena tidak perlu selalu beralih ke situs luar.

Saya sendiri sudah mencoba beberapa platform dan menemukan bahwa inti dari trading setelah jam perdagangan adalah “mengamati harga dengan cermat”. Tapi ada satu jebakan yang harus dihindari: tidak semua platform menyediakan harga setelah jam perdagangan yang bisa langsung diperdagangkan, beberapa hanya sebagai referensi harga saja. Jadi, sebelum trading, pastikan platform tersebut menunjukkan harga yang sesuai dengan harga transaksi nyata.

Ada beberapa teknik penting dalam trading setelah jam perdagangan. Pertama, fokuslah hanya pada instrumen yang sudah dikenal, jangan sembarangan trading saham yang asing. Kedua, perhatikan berita dan berita ekonomi, seperti kebijakan Federal Reserve, laporan keuangan perusahaan, berita geopolitik, baru lakukan aksi. Jika tidak ada berita, sebaiknya tunggu dan amati. Yang tak kalah penting adalah mengelola posisi secara ringan, karena likuiditas setelah jam perdagangan biasanya rendah, posisi besar bisa membuat terjebak. Biasanya saya batasi sekitar 5-10% dari total modal. Selain itu, selalu gunakan limit order, tetapkan target profit dan stop loss sebelumnya, karena volatilitas setelah jam perdagangan bisa sangat tinggi dan sulit dikendalikan.

Ada satu lagi detail penting, yaitu hindari trading setelah jam perdagangan di hari Senin. Karena setelah akhir pekan, berita terkumpul dan volatilitasnya jauh lebih tinggi dari biasanya, untuk pemula sebaiknya lewati dulu. Perhatikan juga instrumen dengan likuiditas rendah, saham kecil biasanya tidak banyak diperdagangkan setelah jam kerja, bahkan jika memasang order pun sulit untuk eksekusi.

Keuntungan utama dari trading setelah jam perdagangan sangat jelas: waktu yang fleksibel, bisa merespons berita semalaman secara cepat, dan peluang short-term juga banyak. Tapi risiko juga tidak bisa diabaikan, terutama karena likuiditas yang rendah menyebabkan spread yang besar, serta adanya pemain institusi yang memiliki informasi dan dana lebih banyak, sehingga trader ritel bisa lebih pasif. Selain itu, sistem elektronik sangat bergantung pada komputer, delay sistem bisa sangat fatal. Yang paling ditakutkan adalah risiko lonjakan harga secara mendadak, karena harga setelah jam perdagangan tidak selalu mencerminkan harga saat pasar dibuka keesokan harinya. Berita mendadak bisa menyebabkan lonjakan besar saat pembukaan, dan stop loss maupun take profit bisa gagal.

Kalau ingin ikut trading setelah jam perdagangan AS dengan modal kecil, ada platform yang menyederhanakan prosesnya, tidak perlu mengaktifkan izin khusus, tanpa batasan aset, cukup daftar dan langsung bisa trading. Biasanya platform ini mendukung deposit dalam mata uang Taiwan dollar, harga langsung sinkron dengan pasar internasional, sehingga meskipun trading setelah jam, bisa langsung eksekusi. Mereka juga menyediakan alat pengendalian risiko lengkap. Untuk investor kecil, cukup modal mulai dari 50 USD, dengan lot minimal 0.01, jadi tidak perlu modal besar untuk mulai berinvestasi.

Secara keseluruhan, harga setelah jam perdagangan di pasar saham AS memang menawarkan peluang tambahan, tapi kuncinya adalah memahami risiko dan melakukan pengelolaan risiko dengan baik. Pelajari aturan trading secara menyeluruh, berinvestasi secara rasional, jangan sampai terbawa emosi oleh fluktuasi jangka pendek. Investasi selalu mengandung risiko, dan trading harus dilakukan dengan hati-hati. Meskipun ada peluang, trading setelah jam tidak cocok untuk semua orang. Jika ingin mencoba, disarankan latihan dulu dengan akun demo, agar familiar dengan aturan dan pergerakan harga sebelum melakukan trading nyata.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan