#TradFi交易分享挑战



Sambil menganalisis fluktuasi jangka pendek USDCNH, kita perlu memperluas pandangan untuk mengamati sebuah proses sejarah yang sedang berlangsung secara perlahan namun pasti—yaitu internasionalisasi Renminbi. Percepatan proses ini sedang mengubah struktur penawaran dan permintaan dolar AS terhadap Renminbi lepas pantai dari dasar logika.

Dalam beberapa tahun terakhir, China telah menandatangani serangkaian perjanjian penyelesaian mata uang lokal dengan negara-negara sumber daya utama seperti Rusia, Brasil, dan Arab Saudi. Pada tahun 2025, proporsi penyelesaian Renminbi dalam perdagangan lintas batas China telah menembus 30%, lebih dari dua kali lipat dibandingkan tiga tahun lalu. Semakin banyak pelaku perdagangan internasional mulai menerima dan memegang Renminbi, yang secara langsung menciptakan permintaan tambahan untuk Renminbi lepas pantai. Tidak hanya itu, proyek jembatan pembayaran lintas batas digital Renminbi telah beralih dari tahap percobaan ke aplikasi skala terbatas, mencakup beberapa negara ASEAN dan Timur Tengah, secara signifikan menurunkan biaya dan waktu dalam pembayaran lintas batas, sehingga meningkatkan daya lengket penggunaan Renminbi dalam perdagangan jalur Belt and Road.

Sementara itu, cadangan aset Renminbi oleh bank sentral global juga secara stabil meningkat. Data Dana Moneter Internasional menunjukkan bahwa proporsi Renminbi dalam cadangan devisa global telah menembus 3,5%, meskipun nilai absolutnya masih jauh di bawah dolar AS dan euro, tetapi tingkat pertumbuhannya adalah yang tercepat. Lebih penting lagi, dana kekayaan negara di Timur Tengah seperti Arab Saudi mulai menginvestasikan sebagian pendapatan minyak mereka ke dalam obligasi dan pasar saham China. Para investor strategis jangka panjang ini tidak sensitif terhadap fluktuasi spread jangka pendek, dan kehadiran mereka memberikan fondasi yang lebih stabil bagi nilai tukar Renminbi.

Perubahan-perubahan ini tidak dapat diselesaikan dalam semalam, tetapi perubahan kuantitatif pasti akan memicu perubahan kualitatif. Ketika titik kritis internasionalisasi Renminbi tercapai, struktur penawaran dan permintaan Renminbi lepas pantai mungkin mengalami perubahan mendasar, dan logika penetapan harga USDCNH tidak lagi hanya mengikuti spread suku bunga China-AS, melainkan lebih mencerminkan kebutuhan nyata terhadap Renminbi sebagai cadangan dan mata uang penyelesaian internasional. Tentu saja, proses ini akan panjang dan berliku, dengan hambatan seperti pembukaan rekening modal secara hati-hati, konvergensi selisih harga onshore dan offshore, serta independensi kebijakan moneter yang harus dilalui.

Dari segi analisis teknikal, grafik bulanan USDCNH menunjukkan bahwa garis tren penurunan jangka panjang telah ditembus pada tahun 2023, dan saat ini sedang mengalami rebound setelah proses pembentukan dasar jangka panjang. Namun, rebound ini lebih merupakan koreksi terhadap depresiasi sebelumnya, bukan tren penguatan yang kuat. Bagi investor jangka panjang, valuasi aset Renminbi saat ini dan kelemahan spread suku bunga adalah kombinasi yang perlu dipertimbangkan. Seiring dengan kemajuan internasionalisasi, bobot pengaruh spread suku bunga terhadap nilai tukar mungkin akan berkurang secara bertahap. Menurut Anda, bagaimana perkembangan internasionalisasi Renminbi dalam lima tahun ke depan akan mempengaruhi nilai tukar? Saya menantikan pandangan proyektif Anda.
USDCNH0,39%
Lihat Asli
post-image
post-image
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 2
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
LittleGodOfWealthPlutus
· 2jam yang lalu
Selamat Tahun Kuda, Semoga Beruntung dan Semoga Kaya
Lihat AsliBalas0
Ryakpanda
· 2jam yang lalu
Langsung saja serang 👊
Lihat AsliBalas0
  • Disematkan