Baru-baru ini ada banyak pertanyaan dari investor pemula, mengapa perdagangan saham di pasar Taiwan sangat mahal, sedangkan di pasar AS sangat murah? Sebenarnya kuncinya terletak pada perbedaan unit transaksi. Hari ini saya akan menjelaskan konsep paling dasar namun paling mudah membingungkan ini kepada semua orang.



Pertama-tama harus memahami apa itu harga saham. Harga saham adalah harga transaksi saham, yang menunjukkan berapa banyak uang yang harus kamu keluarkan untuk membeli satu lembar saham, atau berapa banyak uang yang akan kamu terima jika menjualnya. Harga ini berubah secara real-time, mengikuti harga transaksi antara pembeli dan penjual yang terus berubah. Misalnya, harga saham TSMC adalah 561 dolar Taiwan baru, dan Tesla di pasar AS adalah 254 dolar, semuanya merujuk pada harga "satu lembar" saham.

Di sini harus masuk ke poin utama—berapa banyak saham dalam satu lot saham? Di pasar Taiwan, satu lot sama dengan 1000 saham. Artinya, membeli satu lot saham berarti membeli 1000 lembar saham. Tapi di pasar AS, sama sekali tidak ada konsep "satu lot", unit transaksi minimum adalah satu saham.

Perbedaan ini menghasilkan hasil yang sangat jelas. Misalnya, harga saham TSMC adalah 561 dolar Taiwan per lembar, jadi membeli satu lot akan menghabiskan 561 dikali 1000 sama dengan 560.000 dolar Taiwan. Sebaliknya, di pasar AS, membeli saham TSMC (TSM) hanya sekitar 95 dolar, yaitu lebih dari tiga ribu dolar Taiwan, sehingga jauh lebih terjangkau. Tidak heran banyak investor ritel merasa pasar Taiwan sangat mahal.

Oleh karena itu, pasar Taiwan memperkenalkan transaksi pecahan saham untuk menurunkan hambatan masuk, sehingga kamu bisa membeli saham dengan jumlah kurang dari satu lot. Tapi, likuiditas pecahan saham biasanya lebih rendah dan waktu transaksi juga terbatas, jadi jika mampu, disarankan tetap melakukan transaksi penuh lot.

Mengenai pertanyaan berapa banyak saham dalam satu lot, sebenarnya ini mencerminkan perbedaan sistem transaksi di kedua pasar. Pasar Taiwan dengan unit transaksi minimum satu lot (1000 saham), sedangkan pasar AS satu saham. Ini juga menjelaskan mengapa harga saham di pasar AS bisa mencapai ratusan dolar, tetapi biaya transaksi justru lebih rendah daripada di pasar Taiwan.

Selain unit transaksi, faktor lain juga mempengaruhi harga saham. Fundamental perusahaan sangat penting—perusahaan dengan kondisi keuangan baik dan kemampuan menghasilkan laba yang kuat tentu akan memiliki harga saham yang lebih tinggi. Ekonomi makro juga berpengaruh, GDP, suku bunga, dan faktor ekonomi lainnya akan mempengaruhi pasar saham. Terakhir adalah sentimen pasar, jika investor optimis, mereka akan membeli, jika pesimis, mereka akan menjual, dan emosi panik bisa langsung menyebabkan pasar saham turun.

Jika kamu ingin mulai bertransaksi saham, saat ini banyak platform yang mendukung transaksi di pasar AS dan pasar lain. Kamu bisa langsung membuka akun dan menyetor dana di platform tersebut, lalu mulai memilih saham yang diinginkan untuk dipesan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan