Saya baru saja teringat apa sebenarnya ekonomi berkelanjutan itu. Sebenarnya kata ini terdengar sangat familiar, tetapi jika diminta menjelaskannya secara jelas, saya masih belum yakin.



Poe mee pokein - kalimat ini mungkin sudah sering didengar. Raja Bhumibol Adulyadej mengajarkan rakyat Thailand untuk menjalani hidup seperti ini sejak tahun 2517. Inti dari itu adalah bergantung pada diri sendiri dan memiliki keseimbangan dalam hidup, tidak perlu merasa takut kepada siapa pun.

Saya rasa ekonomi berkelanjutan adalah apa yang paling sederhana, yaitu menjalani hidup di jalan tengah, memiliki rasa cukup, tidak serakah berlebihan, tidak pelit berlebihan, menggunakan akal sehat dalam pengambilan keputusan, dan mempersiapkan diri untuk menghadapi berbagai perubahan yang akan datang.

Lalu apa saja itu? Yaitu 3 lingkaran dan 2 syarat. Itu dia, rasa cukup, rasionalitas, dan sistem perlindungan yang baik, ditambah pengetahuan dan moralitas. Hanya dengan ini, kita bisa menjalani hidup dengan stabil.

Saya perhatikan bahwa ekonomi berkelanjutan bukan hanya teori, tetapi benar-benar bisa diterapkan dalam pekerjaan, bisnis, bahkan dalam pertanian. Yang paling jelas adalah praktik pertanian campuran, menanam padi, sayur-sayuran, memelihara ikan. Jika dilakukan seperti ini, jika terjadi kekeringan atau penyakit, kita tidak perlu khawatir akan kehilangan semuanya.

Untuk bisnis, jika kita berpegang pada prinsip ekonomi berkelanjutan, yaitu tidak menetapkan target keuntungan besar, tidak menindas orang lain, menggunakan sumber daya secara efisien, dan menyiapkan cadangan, maka saat ekonomi jatuh ke bawah, kita tetap bisa bertahan.

Jika berbicara tentang contoh dari sejarah, yang menarik adalah sebelum krisis ekonomi tahun 2540, sekitar satu tahun sebelumnya, beliau sudah mengingatkan rakyat Thailand untuk menjalani hidup di jalan tengah, mengatakan agar memiliki ekonomi yang cukup, tidak perlu menjadi predator. Yang penting adalah cukup, kira-kira begitu. Kemudian benar-benar terjadi krisis ekonomi, tetapi mereka yang berpegang pada prinsip ini mampu bertahan lebih baik.

Bagi saya sendiri, saya rasa ekonomi berkelanjutan adalah apa yang paling penting, yaitu mengetahui kapan harus berhenti, tahu kapan sudah cukup, tidak perlu berebut lebih banyak lagi. Karena kadang-kadang kelebihan justru bisa menjadi kerugian. Mengetahui cara menabung, merencanakan, dan menggunakan akal sehat dalam pengambilan keputusan. Ini semua adalah dasar dari hidup yang stabil.

Sebenarnya tidak sulit. Hanya perlu berpegang pada jalan tengah, memiliki pengetahuan, moralitas, cukup untuk diri sendiri, tidak menindas orang lain, maka kita bisa membangun ekonomi yang berkelanjutan, baik di tingkat keluarga, komunitas, maupun negara. Saya pikir cara berpikir seperti ini cocok dengan situasi saat ini, karena membantu kita agar tidak menjadi korban perubahan ekonomi dengan mudah.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan