Sekarang di tahun 2026 minyak kembali menjadi aset yang paling panas, terutama dengan situasi ketegangan di Timur Tengah yang menyebabkan harga melonjak secara tak terduga. Banyak orang mulai tertarik berinvestasi di saham minyak, baik perusahaan Thailand maupun luar negeri. Saya ingin berbagi 10 saham minyak yang patut diperhatikan saat ini.



Dimulai dari Thailand dulu, PTT tetap menjadi pemain utama di pasar dengan dividen yang stabil 5-7% per tahun. Sangat cocok untuk orang yang menginginkan saham dasar dengan pendapatan tetap dan tidak ingin mengambil risiko besar. Sedangkan PTTGC adalah soal siklus; jika harga petrokimia naik, keuntungannya meningkat, jika turun, kerugiannya besar. Harus memahami pasar dengan baik.

Thai Oil (TOP) juga terlihat menarik karena proses penyulingan minyak. Jika GRM-nya bagus, akan mendapatkan keuntungan. Bangchak (BCP) juga layak dipertimbangkan karena setelah membeli Esso, pertumbuhannya cukup pesat. Tapi ingat, utang juga meningkat. PTG Energy cocok untuk yang suka saham ritel dan kedai kopi, karena merupakan pilihan yang berbeda.

Lalu, luar negeri, Saudi Aramco dianggap sebagai Super Blue Chip dengan dividen sangat tinggi dan risiko rendah, tapi harus berhati-hati karena geopolitik Timur Tengah. ExxonMobil dan Chevron adalah saham energi klasik Amerika. Keduanya memiliki riwayat dividen yang panjang, cocok untuk investor jangka panjang.

PetroChina adalah soal diversifikasi portofolio ke Asia. Dividen sangat tinggi dibandingkan saham energi lain, tapi harus siap menghadapi risiko dari kebijakan China. Shell adalah pemimpin LNG, energi masa depan, tapi harus menghadapi tekanan lingkungan.

Cara berinvestasi di saham minyak ada banyak. Kamu bisa berinvestasi melalui dana minyak yang mengikuti WTI, yang paling langsung, atau membeli saham individual dari hulu ke hilir, banyak pilihan tersedia. Cara lain adalah CFD, jika ingin modal lebih kecil dengan leverage.

Keuntungan berinvestasi di saham minyak adalah kestabilan jangka panjang. Minyak adalah sumber daya yang digunakan terus-menerus, tidak akan habis. Margin keuntungan tinggi dan dividen yang baik. Selain itu, ini juga sebagai perlindungan dari risiko keuangan.

Tapi ingat, harga minyak naik turun dipengaruhi banyak faktor, seperti situasi geopolitik, terutama Selat Hormuz yang merupakan jalur utama energi dunia. Jika ditutup, harga minyak pasti melonjak. Permintaan minyak musiman dan nilai tukar juga berpengaruh besar.

Kesimpulannya, saham minyak adalah aset dengan peluang keuntungan tinggi di tahun 2026. Jika kamu memahami pasar dan memilih yang sesuai dengan gaya sendiri, baik yang fokus dividen rutin maupun yang mencari pertumbuhan, semuanya tersedia. Yang terpenting adalah belajar dan tidak berinvestasi secara buta.
CVX-1,13%
SHELL-0,89%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan