Belakangan ini saya memikirkan sesuatu, banyak orang selalu merasa bahwa investasi adalah hal yang perlu dipertimbangkan hanya jika sudah memiliki ratusan juta. Tapi jujur saja, pemikiran ini mungkin akan membuatmu semakin miskin. Lihatlah harga barang sekarang, telur, makan siang, sewa semuanya tidak bisa kembali ke kondisi sebelum ini. Suku bunga KPR stabil di 2,2%, daya beli setiap uang sedang tergerus.



Sebenarnya, seratus ribu investasi bagi kaum kecil bukanlah jumlah yang kecil. Banyak orang membutuhkan beberapa tahun untuk menabung sampai 1 juta, tapi menabung 100 ribu adalah target yang bisa dicapai dengan usaha sedikit saja. Saya selalu percaya, jangan pernah meremehkan 10 ribu ini. Itu bukan sekadar angka, tapi juga senjata melawan inflasi.

Investasi yang dibutuhkan bukanlah modal besar, melainkan pola pikir seperti menjalankan bisnis. Kuncinya hanya tiga kata: pola pikir, proyek, waktu. Dengan ketiganya, kaum kecil juga bisa perlahan mengumpulkan kekayaan dari investasi 10 ribu.

Pertama, harus memahami arus kas sendiri. Saran saya, anggap diri sendiri sebagai sebuah perusahaan, hitung pendapatan dan pengeluaran dengan jelas, agar bisa mengeluarkan uang sisa yang stabil untuk diinvestasikan. Aturan utama dalam investasi adalah hanya gunakan uang yang tidak diperlukan, karena pasar naik turun, jika di tengah jalan kamu perlu uang dan harga sedang turun, maka kamu harus menerima kerugian.

Lalu, cari tujuan spesifik untuk investasi. Untuk pekerja kantoran, membeli produk keuangan secara rutin dan berkala adalah yang paling simpel, tidak perlu memantau naik turun harga. Untuk yang ingin mendapatkan arus kas, dana reksa dana atau instrumen dengan bunga tinggi sangat cocok. Contohnya, banyak dana yang membagikan dividen hingga 7-8%, investasi 10 ribu selama setahun bisa mendapatkan 7-8 ribu, setiap bulan sekitar 600-700 bisa untuk bayar biaya ponsel. Tapi jika kamu ingin ponsel atau jalan-jalan ke luar negeri dengan hasil 30-40%, maka perlu strategi yang lebih agresif, seperti trading swing.

Modal kecil punya keunggulan fleksibilitas. Kamu bisa seperti nomaden, berinvestasi di mana saja ada peluang. Sekarang banyak platform trading yang memungkinkan beli saham AS, indeks, logam mulia tanpa banyak syarat, bahkan bisa pakai leverage untuk memperbesar keuntungan. Dengan melihat arah pasar dan memanfaatkan perputaran modal untuk mendapatkan hasil, kamu bisa cepat mengumpulkan modal. Selain itu, masukkan juga penghasilan dari pekerjaan sebagai modal baru, dan dengan bunga berbunga, asetmu akan semakin besar seperti bola salju yang terus bergulir.

Berbeda orang, berbeda pula cara investasi yang cocok. Kaum kecil yang stabil pekerjaannya paling cocok dengan dana reksa dana atau ETF berbunga tinggi, mengubah waktu menjadi ruang, sehingga dividen akhirnya melebihi gaji. Pekerja bergaji tinggi bisa mempertimbangkan ETF yang mengikuti indeks pasar besar, seperti Taiwan 0050 atau AS SPY, secara jangka panjang hasilnya cukup menguntungkan. S&P 500 selama 100 tahun terakhir rata-rata hasil sekitar 8-10%, dibandingkan deposito dolar 5%, perbedaan setelah 10 tahun sangat signifikan.

Kalau kamu punya waktu untuk riset pasar, bisa mencoba menangkap tren dan volatilitas. Misalnya, siklus kenaikan suku bunga AS yang akan mencapai puncaknya, ke depan pasti akan ada penurunan suku bunga bahkan QE, sehingga pasokan dolar akan meningkat, peluang short dolar sangat tinggi. Penurunan dolar juga akan mendorong kenaikan aset kripto, jadi membeli Bitcoin bisa jadi pilihan bagus. Pasar saham juga kadang punya tema panas yang sedang tren, seperti saham berbasis AI yang punya potensi kenaikan.

Dari sudut pandang aset, emas adalah alat perlindungan yang sangat baik, mampu melawan inflasi dan depresiasi mata uang. Bitcoin sudah bukan lagi sekadar instrumen spekulasi, mulai dimasukkan ke ETF dan dana pemerintah, perannya bertransformasi menjadi aset cadangan digital. Aset yang sedang berkembang seperti NVIDIA, TSMC, perusahaan dengan keunggulan kompetitif, punya potensi pertumbuhan besar di masa depan. Saham listrik juga patut diperhatikan, karena permintaan listrik untuk AI akan melonjak.

Kalau ingin menabung secara stabil, ETF dividen tinggi seperti 0056 cukup bagus, selama 10 tahun membagikan dividen 60% dan harga naik 40%. Kalau setiap tahun menabung 10 ribu, setelah 13 tahun dividen per tahun sudah mencapai 10 ribu, setelah 25 tahun dividen per tahun akan lebih dari 22 ribu. SPY mengikuti 500 perusahaan terbesar di AS, selama 10 tahun dari 201 ke 434, hasilnya mencapai 116%. Meskipun dividen lebih kecil, capital gain-nya kuat, selama percaya bahwa ekonomi AS tidak akan runtuh, ini adalah alat investasi jangka panjang yang paling stabil.

Intinya, investasi 10 ribu hanya membutuhkan pola pikir yang baik, memilih proyek yang tepat, dan memberi waktu cukup agar bunga berbunga bekerja. Banyak instrumen yang bisa diikutinya dengan dana beberapa ribu rupiah secara rutin, atau melalui kontrak diferensial untuk mengikuti tren besar. Dengan ketiga hal ini lengkap, orang kecil bisa menjadi kaya kecil dalam waktu yang tidak terlalu lama.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan