Saya perhatikan apa itu ekonomi cukup, adalah pertanyaan yang masih membingungkan banyak orang, meskipun ini adalah konsep yang sudah dikenal oleh orang Thailand selama puluhan tahun.



Sebenarnya, ekonomi cukup berasal dari pidato raja Bhumibol Adulyadej sejak tahun 2517 (1974). Beliau menekankan agar rakyat memilih menjalani hidup di jalan tengah, memiliki keseimbangan, tidak serakah, tidak berhati-hati berlebihan, dan membangun sistem perlindungan diri sendiri sebelum krisis ekonomi kranji pada tahun 2540 (1997) terjadi. Konsep ini awalnya tidak banyak mendapatkan perhatian, tetapi ketika ekonomi runtuh, orang mulai memahami apa itu ekonomi cukup dan mulai menerapkannya secara serius dalam kehidupan.

Ingin dipahami bahwa ekonomi cukup tidak berarti harus menciptakan perlindungan diri secara sempurna, tidak perlu membeli dari siapa pun, tetapi memiliki keseimbangan yang tepat. Kota atau komunitas harus memiliki hasil produksi yang cukup, melakukan pertukaran secara proporsional, tidak perlu mengangkut barang terlalu jauh karena biaya akan tinggi.

Inti utama dari ekonomi cukup adalah apa? Yaitu tiga lingkaran dan dua syarat. Yaitu, keseimbangan, rasionalitas, dan ketahanan yang baik. Setelah itu harus didasarkan pada pengetahuan dan moralitas. Pengetahuan membantu kita merencanakan dengan baik, moralitas membantu kita menjalankan bisnis dengan jujur dan tidak merugikan orang lain.

Dalam industri juga, apa itu ekonomi cukup? Yaitu memilih menggunakan sumber daya secara cerdas, tidak perlu berinvestasi terlalu besar, keuntungan harus wajar, tidak serakah, dan siap menghadapi perubahan pasar. Contohnya seperti beternak hewan atau menanam sayur di rumah, melakukan pertanian campuran. Semua ini adalah penerapan ekonomi cukup.

Tentang teori pertanian baru juga menarik. Membagi tanah menjadi bagian-bagian sesuai proporsi 30-30-30-10 agar bisa mandiri, mengurangi risiko dari bencana alam atau fluktuasi harga komoditas. Setelah memiliki kestabilan, kemudian membentuk kelompok koperasi untuk saling membantu di komunitas.

Perserikatan Bangsa-Bangsa memuji filosofi ekonomi cukup pada tahun 2549 (2006) karena sesuai dengan tujuan pembangunan berkelanjutan. Itulah makna dari ekonomi cukup, yaitu pembangunan yang tidak merusak lingkungan, tidak menyusahkan generasi mendatang, dan berkelanjutan dalam jangka panjang.

Jika ingin menerapkan ekonomi cukup dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari belajar dan mencari pengetahuan, bekerja jujur, menabung uang, merencanakan keuangan, tidak boros, dan sebelum melakukan sesuatu harus berpikir matang. Tidak mengikuti tren, tidak bersaing dengan orang lain. Cukup menjalani hidup secara seimbang dan cukup, itu sudah cukup.

Ekonomi cukup tidak terbatas hanya untuk petani saja. Semua industri dapat menerapkan prinsip ini, baik keuangan, perdagangan, properti, maupun investasi antar negara. Satu-satunya prinsip adalah mengikuti jalan tengah, tidak berlebihan, tetapi juga tidak terlalu pelit. Cukup begitu saja.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan