Yen akan naik kah? Pertanyaan ini telah menjadi topik yang menarik perhatian banyak trader selama pertengahan tahun 2026 ini karena setelah yen melemah lebih dari 30% selama sepuluh tahun terakhir, sinyal pemulihan mulai terlihat jelas.



Melihat kembali ke tahun 2025 yang lalu, Bank Sentral Jepang mulai memberi sinyal yang lebih jelas bahwa mereka sedang mempertimbangkan untuk keluar dari kebijakan pelonggaran moneter, mengurangi pembelian obligasi dari 9 triliun yen menjadi 7,5 triliun yen. Perubahan ini menyebabkan yen menguat dari level terendah dalam sejarah di 0,2130 yen per baht menjadi 0,2176 pada pertengahan tahun 2025.

Tapi pertanyaannya adalah, apakah yen akan naik? Ke depannya di akhir tahun 2026 ini, membuat saya harus melihat berbagai faktor yang masih mempengaruhi pergerakan tersebut. Jepang masih merupakan ekonomi terbesar kelima di dunia dengan PDB sekitar 4,19 triliun dolar AS, yang merupakan faktor nyata yang harus diperhatikan oleh investor.

Faktor pertama yang harus diperhatikan adalah perbedaan suku bunga antar negara. Bank Sentral AS mungkin masih akan melonggarkan kebijakan lebih lanjut di akhir tahun 2026, sementara Jepang secara perlahan akan mengendalikan kebijakan mereka. Perbedaan ini bisa menjadi dorongan bagi yen untuk menguat. Namun, jika Bank Sentral Jepang menunda langkah-langkah tersebut, yen mungkin tetap berada di level saat ini.

Mengenai support dan resistance, tim analis kami berpendapat bahwa jika yen mampu mempertahankan level 0,2150, maka ada peluang untuk menguji level 0,2300-0,2400 di akhir tahun 2026. Tapi jika tidak mampu menjaga level ini, maka kemungkinan yen akan tetap tidak naik, malah mungkin menguji titik terendah baru di bawah 0,2100.

Faktor penting lain yang saya lihat sangat berpengaruh adalah pengembalian dana investasi dari investor institusional Jepang ke dalam negeri. Di tengah ketidakpastian di pasar negara berkembang dan ketegangan geopolitik di Asia, pergerakan dana ini biasanya akan mendukung yen. Selain itu, yen tetap dianggap sebagai aset safe haven yang dipercaya oleh investor.

Dari indikator teknikal terbaru, sebagian besar menunjukkan sinyal jual dalam kerangka waktu jangka pendek, tetapi moving average masih netral, yang menunjukkan adanya konflik antara pandangan jangka pendek dan jangka panjang. Support jangka panjang di level 0,2150 adalah sinyal bahwa yen akan naik, tergantung seberapa besar pasar memberi perhatian terhadap sinyal kebijakan dari Bank Sentral Jepang.

Bagi saya, tahun 2026 adalah tahun transisi penting untuk yen. Dimana Bank Sentral Jepang mulai menunjukkan langkah nyata untuk keluar dari kebijakan pelonggaran, didukung oleh pengembalian dana investasi ke dalam negeri. Saya berpendapat, apakah yen akan naik? Jawabannya cukup berpeluang tinggi, tetapi harus mengikuti kondisi yang telah ditetapkan. Jika semuanya berjalan sesuai rencana, level 0,2250-0,2300 di akhir tahun 2026 bisa menjadi target yang cukup realistis.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan