Belakangan ini saya sedang melihat diskusi terkait saham konsep CDMO, dan menemukan bahwa jalur ini memang layak untuk lebih diperhatikan. Bicara tentang CDMO, kata ini masih agak asing bagi banyak orang, sebenarnya singkatan dari Contract Development and Manufacturing Organization, secara sederhana adalah perusahaan yang melakukan pengembangan dan manufaktur untuk perusahaan farmasi.



Teringat pada tahun 2023, karena tren saham konsep CDMO, perusahaan Taiwan, Bao Rui, naik lebih dari dua kali lipat, saat itu pasar cukup tinggi harapannya terhadap jalur ini. Mengapa bisa begitu? Utamanya karena permintaan pengembangan obat baru secara global meningkat, perusahaan farmasi semakin cenderung mengalihdayakan pengembangan dan produksinya ke perusahaan CDMO yang profesional, sehingga bisa menurunkan biaya sekaligus mempercepat peluncuran produk.

Dari data terlihat, ukuran pasar CDMO global memang terus berkembang. Berdasarkan prediksi sebelumnya, pada tahun 2025 pasar ini diperkirakan mencapai 124,3 miliar dolar AS, dan pada 2030 bahkan bisa menembus 231 miliar dolar AS, kecepatan pertumbuhannya cukup mengesankan. Pendorong utamanya jelas: pertama, peningkatan kebutuhan medis akibat penuaan populasi; kedua, keinginan perusahaan farmasi untuk menekan biaya secara berkelanjutan.

Perusahaan CDMO terkemuka di internasional seperti Lonza, WuXi AppTec, dan Catalent sudah lama menguasai posisi kuat di bidang ini. Lonza sebagai perusahaan CDMO terbesar di dunia, pendapatannya pada 2022 sudah lebih dari 6,5 miliar dolar AS, hanya dari sepuluh klien terbesar menyumbang lebih dari setengah pendapatan, basis pelanggan yang stabil ini adalah keunggulan inti industri CDMO. WuXi juga tidak kalah, pada 2022 pendapatannya gabungan melebihi 5,6 miliar dolar AS, dan kecepatan pertumbuhan masih meningkat.

Di Taiwan, saham konsep CDMO juga mulai bangkit. Bao Rui, Yongxin, Handa, dan perusahaan lain sedang mengembangkan bidang ini, meskipun skala mereka belum sebesar raksasa internasional, potensi pertumbuhannya justru lebih besar karena basisnya kecil dan ruang pasar besar. Selain itu, pengalaman dan cadangan tenaga kerja di bidang kontrak manufaktur di Taiwan cukup memadai, dan pemerintah juga mendorong CDMO menjadi industri strategis berikutnya.

Namun perlu diingat, semakin banyak perusahaan masuk ke jalur ini, persaingan pun akan menjadi lebih ketat. Ke depan, perusahaan yang mampu bertahan dan terus berkembang adalah yang memiliki keunggulan skala dan hambatan teknologi. Jadi, jika ingin berinvestasi di saham konsep CDMO, memilih perusahaan raksasa mungkin adalah strategi yang lebih aman.

Metode investasi juga cukup fleksibel, bisa langsung membeli saham, membeli ETF terkait, atau menggunakan kontrak diferensial untuk operasi jangka pendek. Setiap metode memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, tergantung gaya investasi dan toleransi risiko masing-masing.

Secara keseluruhan, logika di balik saham konsep CDMO tetap valid, tren pertumbuhan pasar farmasi jangka panjang tidak berubah, dan CDMO sebagai bagian penting dari rantai industri ini masih memiliki peluang di masa depan. Tapi, fluktuasi jangka pendek pasti tidak bisa dihindari, memilih target yang tepat dan mengendalikan risiko adalah kunci utama.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan