CDC mengatakan saat ini tidak ada kasus hantavirus di AS, 41 orang sedang dipantau

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Dalam ilustrasi foto ini, sampel hantavirus terlihat di Ankara, Turki pada 6 Mei 2026.

Arman Onal | Anadolu | Getty Images

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS mengatakan tidak ada kasus hantavirus di negara tersebut hingga hari Kamis, saat mereka memantau 41 orang di seluruh AS untuk virus tersebut.

Lembaga tersebut mengatakan risiko bagi masyarakat umum tetap rendah setelah terjadi wabah di sebuah kapal pesiar. CDC menyarankan mereka yang sedang dipantau untuk tetap di rumah dan menghindari orang lain selama 42 hari.

Termasuk di dalamnya orang dari tiga kelompok utama: penumpang yang baru dipulangkan dan sekarang berada di Nebraska dan Atlanta, penumpang yang sudah meninggalkan kapal dan kembali ke rumah sebelum wabah teridentifikasi, dan orang yang mungkin telah terpapar selama perjalanan, “khususnya pada penerbangan di mana ada kasus yang menunjukkan gejala,” kata Dr. David Fitter, manajer insiden untuk respons hantavirus CDC, kepada wartawan dalam briefing media.

Organisasi Kesehatan Dunia melaporkan 11 kasus total hantavirus yang terkait dengan wabah tersebut, delapan di antaranya dikonfirmasi melalui pengujian laboratorium, termasuk tiga kematian.

Penyebaran virus ini memicu kekhawatiran tentang potensi krisis kesehatan global hanya beberapa tahun setelah kehancuran pandemi Covid-19. Namun, para ahli kesehatan masyarakat menegaskan bahwa risiko dari wabah ini terbatas, dan mereka memperingatkan bahwa kemungkinan besar tidak akan menyebabkan keadaan darurat kesehatan yang meluas.

Strain hantavirus Andes yang terkait dengan wabah ini, berbeda dengan penyakit lain termasuk Covid, campak, dan flu, tidak menyebar dengan mudah antar manusia.

Meski begitu, lebih banyak kasus yang dikonfirmasi bisa muncul dalam beberapa minggu mendatang karena virus ini memiliki masa inkubasi yang panjang, menurut para ahli.

Beberapa ahli kesehatan masyarakat mengatakan bahwa respons AS terhadap penyebaran hantavirus, yang melambat karena pemotongan staf di CDC dan keputusan pemerintahan Trump untuk meninggalkan WHO, telah memperlihatkan celah dalam kesiapan mereka untuk menangani krisis kesehatan lainnya.

Pilih CNBC sebagai sumber favorit Anda di Google dan jangan pernah melewatkan momen dari nama yang paling terpercaya dalam berita bisnis.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan