Baru saja menyadari bahwa banyak orang bertanya tentang cara backtest forex yang benar. Sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan, tetapi harus memahami dasar-dasarnya dengan baik terlebih dahulu.



Dimulai dari memiliki sistem trading yang jelas. Harus menentukan secara detail, seperti pasangan mata uang apa yang akan diperdagangkan, timeframe berapa, strategi apa, baru kemudian bisa melakukan backtest forex dengan makna. Jika menentukan kondisi secara kabur, hasilnya juga tidak dapat dipercaya.

Contohnya, jika kita trading EURUSD pada level 5 menit dengan menggunakan SMA(5) memotong SMA(20) ke atas sebagai sinyal beli, dan memotong ke bawah sebagai sinyal jual, menetapkan stop loss di -20%, lalu mencoba sistem ini untuk backtest forex dengan data historis, lihat apakah benar-benar bisa menghasilkan keuntungan.

Untuk alatnya, jika tidak ingin menulis program yang rumit, Excel atau Google Sheet sudah cukup. Masukkan data, buat rumus menghitung SMA, lalu gunakan fungsi IF untuk menentukan kondisi beli dan jual. Tidak serumit yang dibayangkan, tetapi kekurangannya adalah jika data sangat banyak, akan menjadi lebih lambat.

Pilihan lain adalah TradingView, yang merupakan alat yang membuat backtest forex menjadi jauh lebih mudah. Ada fitur Strategy Tester yang bisa langsung digunakan. Coba strategi BarUpDn yang melakukan pembelian saat melihat candlestick berwarna hijau dan menjual saat candlestick berwarna merah, uji coba dengan EURUSD dalam timeframe harian selama 1 tahun, hasilnya menunjukkan kerugian -0,94%, melakukan 45 transaksi, dan tingkat kemenangan hanya 35,56%. Itu berarti sistem ini perlu diperbaiki.

Angka yang harus diperhatikan saat melakukan backtest forex adalah return kumulatif, volatilitas, Sharpe Ratio, dan Maximum Drawdown. Angka-angka ini menunjukkan apakah sistem kita stabil, mampu menghasilkan keuntungan secara konsisten, atau tidak.

Tetapi ingat bahwa backtest forex dengan data historis tidak menjamin akan bekerja sama di masa depan. Jadi setelah melakukan backtest, cobalah menggunakan akun demo atau uang kecil untuk menguji di pasar nyata. Ini disebut Forward Testing, dan sama pentingnya dengan backtest forex itu sendiri.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan