Beberapa orang tahu, tetapi di balik Shopee ada kisah menarik tentang seorang pengusaha yang membangun lebih dari sekadar platform belanja. Forrest Li adalah nama di balik kerajaan ini, dan perjalanan hidupnya menunjukkan bagaimana teknologi, game, dan perdagangan elektronik terhubung untuk menciptakan sesuatu yang benar-benar disruptif di pasar berkembang.



Pria ini lahir pada tahun 1977 di China, tetapi dia adalah warga negara Singapura. Ia belajar teknik dan kemudian mengambil MBA di Stanford — dan di sinilah detail menariknya: dia menyaksikan pidato Steve Jobs yang sangat berkesan baginya. Itu membawanya keluar dari karier korporat yang nyaman di Motorola untuk berani berwirausaha. Tidak semua orang memiliki keberanian untuk melakukan itu.

Pada tahun 2009, Forrest mendirikan Sea Group dengan fokus awal pada game daring. Free Fire menjadi fenomena global — salah satu game mobile yang paling banyak diunduh di dunia. Kesuksesan ini menghasilkan skala, pengguna, dan yang lebih penting, kas untuk membiayai ekspansi. Perusahaan ini melakukan penawaran umum di NYSE dan mengumpulkan sekitar 500 juta dolar, yang sangat penting untuk langkah berikutnya.

Shopee hadir pada tahun 2015, dan strateginya jelas: menciptakan ekosistem lengkap di mana orang bisa bermain, membeli, menjual, dan melakukan pembayaran semuanya di satu tempat. Ketika masuk ke Brasil pada tahun 2019, pertumbuhannya sangat mengesankan. Pengiriman gratis, subsidi logistik agresif, fokus pada penjual kecil — semua ini dirancang untuk mendapatkan pangsa pasar dengan cepat, meskipun awalnya merugi.

Yang membuat Forrest Li menarik sebagai pemilik Shopee adalah bahwa dia tidak memikirkan keuntungan jangka pendek. Fokusnya adalah membangun sesuatu yang tahan lama. Kekayaannya sangat fluktuatif sesuai dengan pergerakan saham Sea Group, tetapi sudah melampaui 10 miliar dolar dalam periode kenaikan. Sebagian besar berasal dari kepemilikan sahamnya di bidang game, e-commerce, dan fintech — area dengan potensi tinggi, tetapi juga berisiko.

Berbeda dari miliarder teknologi lain yang suka tampil di media, Forrest menjaga profilnya cukup tertutup. Jarang memberi wawancara, lebih suka membiarkan bisnis berbicara sendiri. Ini jarang ditemukan di dunia pengusaha miliarder, dan mungkin menjelaskan mengapa kekayaannya tidak mendapatkan perhatian sebanyak yang seharusnya.

Bagi mereka yang mengikuti saham internasional dan pasar berkembang, memahami kisah pemilik Shopee adalah memahami bagaimana ekonomi digital sedang diatur ulang di luar pasar maju. Sea Group adalah studi kasus tentang bagaimana mengintegrasikan berbagai bisnis — game, e-commerce, fintech — dalam sebuah ekosistem yang masuk akal bagi pengguna. Ini bisa jadi model yang akan dicoba oleh perusahaan lain dalam beberapa tahun mendatang.
SE-0,71%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan