Baru saja menemukan hal yang sering membuat banyak orang bingung tentang laporan laba rugi atau yang disebut P&L Statement ini. Jika ingin memahami bisnis atau investasi secara nyata, hal ini harus dipahami dengan baik



Laporan laba rugi adalah dokumen yang menunjukkan berapa pendapatan yang diperoleh, berapa pengeluaran yang dilakukan, dan berapa laba atau rugi yang tersisa dalam periode waktu tertentu. Prinsip sederhananya adalah pendapatan dikurangi biaya sama dengan laba atau rugi, yang merupakan rumus dasar yang harus diingat dengan baik

Saat melihat laporan P&L, perhatikan dari mana saja sumber pendapatan berasal. Kadang bisnis utama berasal dari penjualan produk, kadang juga ada pendapatan tambahan dari bunga atau sewa. Sedangkan biaya juga harus dilihat ke mana saja dana tersebut digunakan, seperti biaya sewa, gaji, iklan, utilitas, dan lain-lain

Yang penting adalah melihat laba di setiap tahapnya. Ada laba kotor yang menunjukkan berapa selisih harga jual dan biaya pokok penjualan, laba operasional yang menunjukkan arah bisnis berjalan, dan laba bersih yang merupakan angka akhir yang menunjukkan berapa banyak laba yang benar-benar tersisa setelah semua dikurangi

Laporan P&L memiliki dua bentuk, yaitu bentuk laporan (Report Form) yang ditulis dalam tiga bagian: pendapatan, biaya, dan laba bersih. Mudah dibaca dan memberikan gambaran umum yang baik. Dengan bentuk akun (Account Form) yang ditulis dalam bentuk T, bagian kiri adalah biaya dan bagian kanan adalah pendapatan. Bentuk ini lebih rinci dan diakui oleh berbagai lembaga

Mengapa harus melihat laporan laba rugi? Karena ini membantu melihat apakah bisnis memiliki efisiensi dalam menghasilkan laba atau tidak. Membantu menganalisis bagian biaya mana yang bisa dikurangi untuk meningkatkan laba. Juga membantu merencanakan strategi bisnis dengan lebih baik. Investor pun menggunakan laporan ini untuk memutuskan apakah akan berinvestasi di bisnis tersebut atau tidak

Contohnya, jika melihat laporan P&L Bank Indonesia tahun 2565, akan terlihat bahwa bank memiliki pendapatan dari berbagai sumber, termasuk bunga penerimaan, laba dari penjualan investasi, biaya administrasi, dan laba dari kurs valuta asing. Sedangkan biaya meliputi bunga yang dibayarkan, kerugian dari penjualan investasi, biaya pegawai, dan biaya lainnya. Setelah dikurangi semua, bank memperoleh laba bersih sebesar 191.077.634.015 rupiah

Saat membaca laporan P&L, perhatikan terlebih dahulu periode waktunya, apakah bulanan, triwulanan, atau tahunan. Kemudian lihat apakah ada laba atau rugi. Periksa sumber pendapatan dan identifikasi biaya terbesar, karena ini akan membantu memahami kondisi bisnis dengan lebih jelas

Namun yang harus diingat, pengambilan keputusan investasi tidak boleh hanya berdasarkan laporan P&L saja. Faktor lain juga harus dipertimbangkan, seperti karakteristik bisnis, tim manajemen, teknologi, dan kondisi pasar. Semua ini berperan dalam menentukan apakah bisnis akan tumbuh atau tidak. Singkatnya, jika ingin memahami bisnis dan investasi dengan baik, harus belajar membaca laporan laba rugi dengan baik, karena ini adalah salah satu alat terpenting dalam menganalisis arah bisnis tersebut.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan