Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
CFD
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
Belakangan ini kinerja yen memang patut diperhatikan. USD/JPY kembali mendekati level 160, dan logika di baliknya sebenarnya cukup menarik.
Pertama, mari bahas perubahan di pihak bank sentral. Pasar awalnya memperkirakan kemungkinan kenaikan suku bunga sekitar 50% pada bulan April, tetapi belakangan ekspektasi ini tiba-tiba turun menjadi kurang dari 20%. Mengapa? Terutama karena memburuknya situasi di Timur Tengah yang menyebabkan harga minyak mentah melonjak, meskipun dalam jangka pendek akan mendorong data inflasi naik, tetapi sekaligus juga menekan pertumbuhan ekonomi, sehingga membuat keputusan kenaikan suku bunga yen menjadi sangat rumit. Gubernur Bank Jepang, Ueda Kazuo, juga secara tegas menyatakan bahwa kenaikan harga minyak memperburuk kondisi perdagangan Jepang dan memberikan tekanan ke bawah pada ekonomi.
Berdasarkan survei terbaru dari Reuters, pandangan para ekonom tentang waktu kenaikan suku bunga yen telah mengalami perubahan yang signifikan. Pilihan bulan April sebesar 38%, pilihan bulan Juni sebesar 35%, dan keduanya relatif seimbang. Ini menunjukkan pasar semakin yakin bahwa kenaikan suku bunga akan ditunda hingga Juni. Analis dari Sumitomo Mitsui Trust Bank, Junki Iwahashi, juga berpendapat demikian, dia merasa kemungkinan kenaikan bulan ini kecil, dan Juni adalah waktu yang paling tepat.
Yang menarik adalah reaksi dari tingkat pemerintahan. Menteri Keuangan Jepang, Shunichi Suzuki, setelah berdiskusi dengan Menteri Keuangan AS, Janet Yellen, secara langsung memperingatkan bahwa mereka siap mengambil langkah besar untuk mendukung yen. Artinya, jika yen terus melemah, intervensi pemerintah bukanlah hal yang tidak mungkin. Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ dan Morgan Stanley juga menunjukkan bahwa jika Bank Jepang mempertahankan suku bunga tidak berubah pada bulan April, hal itu akan semakin melemahkan yen.
Namun, dari sudut pandang jangka panjang, situasi ini mungkin tetap tidak terlalu optimis. Selama suku bunga AS tetap tinggi, dan Bank Jepang terus menerapkan kebijakan kenaikan suku bunga yen yang moderat, ditambah dukungan harga energi dan adanya strategi carry trade, dolar AS tetap akan menguat. Beberapa analisis memperkirakan, ke depan USD/JPY bahkan bisa menembus 165. Pemerintah yang mengeluarkan peringatan intervensi terdengar cukup tegas, tetapi jika fundamentalnya tidak berubah, sulit untuk benar-benar membalik tren ini. Sekarang tinggal menunggu bagaimana bank sentral dan pemerintah akan bekerja sama selanjutnya.