Baru saja mendapatkan pertanyaan dari teman tentang Buy stop dan Buy limit, apa bedanya, jadi pikir mungkin ada orang lain yang juga penasaran. Coba jelaskan dengan jelas saja.



Sederhananya, Buy stop adalah perintah beli saat harga mencapai level yang kita tentukan, yang lebih tinggi dari harga pasar saat ini. Seperti kita "menunggu harga menembus level resistance lalu masuk beli." Sedangkan Buy limit kebalikan, adalah perintah beli di harga yang lebih rendah dari harga saat ini. Kita berpikir harga akan turun dulu, lalu kita masuk beli di harga yang lebih murah.

Ketika berbicara tentang Sell stop dan Sell limit juga sama, tapi untuk menjual. Sell stop adalah menjual saat harga turun ke level yang kita tentukan, sedangkan Sell limit adalah menjual di harga yang lebih tinggi dari harga saat ini, karena kita prediksi harga akan naik lagi.

Sebenarnya, dalam trading ini juga ada Market Order, yaitu perintah beli atau jual langsung pada harga pasar saat itu, tanpa menunggu kondisi tertentu. Sedangkan Pending Order adalah perintah yang kita pasang sebelumnya, dan pasar akan menjalankan perintah tersebut saat harga mencapai titik yang kita tentukan.

Faktanya, perbedaan utama adalah Buy stop cocok saat kita melihat bahwa harga akan terus naik, sedangkan Buy limit digunakan saat kita ingin masuk beli di harga yang lebih baik, saat harga turun. Kedua jenis ini berguna untuk mengelola risiko dan merencanakan trading di muka.

Keuntungan menggunakan Pending Order seperti Buy stop atau Buy limit adalah kita bisa trading otomatis, tidak perlu terus-menerus memantau layar. Cukup atur Stop Loss dan Take Profit, sehingga mengurangi pengambilan keputusan berdasarkan emosi.

Namun, ada juga kekurangannya. Misalnya, pasar bisa bergerak secara tiba-tiba, sehingga harga meleset dari level yang kita tetapkan, atau kadang harga tidak mencapai level yang kita pasang, sehingga peluang trading terlewat. Berita penting juga bisa membuat pasar berbalik arah dengan cepat.

Cara memasang Buy stop atau Buy limit di platform trading cukup mudah. Masuk ke sistem, pilih pasangan mata uang, lalu pilih Pending Order, kemudian pilih Buy stop atau Buy limit sesuai kebutuhan. Masukkan harga, ukuran lot, dan Stop Loss serta Take Profit, selesai.

Hal yang perlu diingat adalah jangan lupa pasang Stop Loss. Itu penting sebagai pelindung dari kerugian besar. Jangan gunakan leverage berlebihan, dan miliki rencana trading yang jelas. Kalau tidak, trading bisa jadi tanpa dasar yang kuat.

Kesimpulannya, kalau mau trading dengan tertib, harus paham betul apa itu Buy stop dan Buy limit, dan gunakan sesuai kebutuhan. Keduanya punya tujuan berbeda, tergantung apakah kita memprediksi harga akan naik atau turun. Kalau tertarik trading forex, coba pelajari lebih dalam lagi. Ada platform yang menyediakan latihan trading dengan uang virtual sebelum benar-benar trading dengan uang asli.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan