Kemarin teman bertanya kapan pasar saham AS dibuka, dan saya pun berpikir... Jika kita (orang Thailand) tidak tahu hal ini, mungkin benar-benar akan tertinggal kereta karena saat kita tidur, pasar saham Amerika sedang sibuk sekali



Langsung ke intinya ya, pasar saham AS (NYSE dan Nasdaq) dibuka pukul 9:30 pagi waktu Timur, tutup pukul 16:00 dari Senin sampai Jumat, tanpa istirahat makan siang, penuh transaksi selama 6 jam setengah. Tapi yang lebih penting lagi adalah waktu di Thailand kita, yang berubah sesuai musim karena Amerika menerapkan Daylight Saving Time (DST)

Sekarang kita sedang dalam periode DST, kapan pasar saham AS dibuka pukul berapa waktu Thailand? Jawabannya langsung, pukul 20:30 (setengah dua puluh) dan tutup pukul 03:00 keesokan harinya. Sedangkan saat tidak ada DST (sekitar November-Maret), pasar dibuka pukul 21:30 dan tutup pukul 04:00

Tapi yang benar-benar menarik bukan cuma waktu buka-tutup, melainkan "periode waktu yang panas" itu sendiri. 30 menit pertama setelah pasar dibuka (Opening Bell) dan 30 menit terakhir sebelum ditutup (Closing Bell) adalah medan perang di mana keserakahan dan ketakutan bertarung paling hebat

Mengapa bisa begitu? Karena sepanjang malam di Amerika (yang merupakan siang hari di kita), banyak berita yang keluar, laporan keuangan perusahaan, berita ekonomi, situasi global, semuanya menumpuk. Saat bel pasar berbunyi, seperti membuka tutup panci volatilitas

Dalam 30 menit pertama, volume transaksi mencapai puncaknya. Dana besar, trader institusi, semuanya masuk bersamaan. Harga saham bisa melambung tinggi atau jatuh dalam satu candlestick. Bagi yang main Day Trade, ini adalah peluang emas, tapi juga risiko tertinggi

Setelah itu, pasar perlahan menjadi lebih tenang, volume menurun. Ini disebut "Midday Lull", saat yang relatif tenang. Tapi saat memasuki jam terakhir (antara 02:00-03:00 waktu Thailand), pasar kembali ramai lagi, trader masuk untuk menutup posisi hari itu

Ada satu hal lagi yang harus diperhatikan: pengumuman data ekonomi penting. Data ini biasanya keluar sebelum pasar dibuka atau di awal sesi, seperti CPI (inflasi), Retail Sales, angka pengangguran, PMI, atau Consumer Confidence. Data ini bisa mengguncang pasar secara besar-besaran. Jika hasilnya lebih buruk dari perkiraan, saat pembukaan pasar akan terjadi "penurunan tajam"

Selain itu, ada periode khusus yang perlu diketahui, yaitu Pre-Market (sebelum pasar dibuka) sekitar pukul 15:00-20:30, dan After-Hours (setelah pasar tutup) sekitar pukul 03:00-07:00. After-Hours ini sangat penting karena perusahaan sering mengumumkan laporan keuangan (Earnings) di waktu ini, harga saham bisa melonjak atau jatuh puluhan persen, meskipun likuiditasnya lebih rendah dan harga bisa berayun tajam

Strategi juga harus disesuaikan dengan periode waktu. Saat volatilitas tinggi (Opening Bell dan Closing Bell), sebaiknya gunakan Trend Following atau Breakout Trading dengan indikator Moving Average untuk mengonfirmasi arah, dan Stop Loss harus jelas. Sedangkan saat pasar tenang di tengah hari, gunakan Range Trading berdasarkan Support & Resistance

Kesimpulannya, pasar saham AS dibuka pukul berapa bukan cuma angka 20:30 atau 21:30 di jam tangan, tetapi lebih kepada memahami apa yang sedang terjadi di waktu tersebut. Setelah memahami ini, waktu buka pasar menjadi "sinyal" untuk mengingatkan kita agar tetap tenang, punya data, strategi, dan siap memasuki arena pasar terbesar di dunia.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan