Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
CFD
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
#CLARITYActPassesSenateCommittee
Indeks Dolar AS Naik: Akankah Harga Bitcoin Mengikutinya atau Mengalami Koreksi?
Indeks Dolar AS
DXY
sedang breakout menuju 101 setelah membentuk pola double bottom di grafik harian. Secara historis, pergerakan ini biasanya memberi tekanan pada harga Bitcoin
BTCUSD
. Tapi, data korelasi tahun 2026 menunjukkan cerita yang berbeda.
Bitcoin diperdagangkan di kisaran US$80.605, naik 0,97% dalam 24 jam terakhir dan melonjak 8,71% selama 30 hari terakhir. Pertanyaannya sekarang, apakah kekuatan dolar masih memengaruhi harga BTC, atau Bitcoin semakin bergerak mengikuti fundamentalnya sendiri.
Korelasi Terbalik Jangka Panjang Masih Berpengaruh
Selama lebih dari satu dekade, DXY dan Bitcoin umumnya bergerak berlawanan arah. Data dari Bitcoin Counterflow sejak 2011 menunjukkan pola ini dengan jelas.
Fase ekspansi Bitcoin pada 2013, 2017, dan 2020 terjadi saat DXY melemah di bawah 90. Reli DXY pada 2014, 2018, dan 2022 juga berbarengan dengan penurunan besar BTC hingga lebih dari 60%.
Mekanisme hubungan ini sederhana. Dolar yang melemah biasanya menandakan kondisi keuangan lebih longgar dan minat risiko yang meningkat, dan dua hal ini secara historis mampu mengangkat Bitcoin bersama aset berisiko lainnya.
Youtuber Carl Moon baru-baru ini membagikan grafik perbandingan bulanan yang menguatkan pandangan ini. Grafik tersebut memperlihatkan setiap siklus halving Bitcoin terhadap fase DXY.
Blok merah saat bull run BTC selaras dengan penurunan DXY, sementara blok hijau pada saat koreksi memperlihatkan kekuatan dolar. Meski begitu, proyeksi ke depan dari Moon menunjukkan kedua aset bisa naik secara bersamaan, yang mengisyaratkan adanya perubahan dalam hubungan keduanya.
Tahun 2026 Memperlihatkan Kisah yang Lebih Rumit
Walaupun tinjauan makro mendukung korelasi terbalik, pergerakan harga belakangan ini justru membuat gambarannya menjadi lebih kompleks. Korelasi antara DXY dan Bitcoin pada grafik harian selama 2026 memperlihatkan situasi yang campur aduk.
Pada akhir Januari dan awal Februari, korelasi hampir mencapai positif 1,00 (lingkaran biru). Keduanya turun bersama saat pasar risiko melakukan repricing. Korelasi positif yang sama juga muncul lagi pada pertengahan Maret dan awal April di mana keduanya pulih secara bersamaan.
Korelasi negatif kemudian kembali terjadi sejak pertengahan April hingga Mei (lingkaran merah). DXY reli sementara BTC konsolidasi di kisaran US$80.000. Korelasi mendekati negatif 1,00 dan mengulangi pola terbalik setelah beberapa bulan sebelumnya sempat berpisah arah.
Perubahan tajam ini berjalan sejalan dengan perubahan struktural di pasar Bitcoin. Arus masuk exchange-traded fund (ETF) Bitcoin spot mencapai US$1,97 miliar pada April, bulan terkuat di 2026.
Permintaan institusional sekarang berpengaruh pada harga BTC, terlepas dari pergerakan dolar. Sementara itu, siklus yang dulu didominasi oleh ritel jauh lebih responsif terhadap kekuatan dolar. Sensitivitas itu nampaknya kian berkurang seiring dana masuk dari BlackRock dan penerbit besar lain yang menopang permintaan stabil.
Prediksi Harga DXY Mengarah ke 101,075
Grafik DXY saat ini menunjukkan skenario teknikal yang jelas. Harga bergerak di 99,124 setelah berhasil menembus retracement Fibonacci 0,618 di 98,548. Pola W sepanjang April dan Mei membentuk dasar struktur pergerakan naik.
Target bullish berada di 101,075, naik sekitar 2% dari posisi saat ini. Level ini sedikit di atas zona suplai 100,393, yang sekaligus merupakan ekstensi Fibonacci 1,0 dan level tertinggi Maret dan April sebelumnya.
Momen juga mendukung breakout. Relative Strength Index (RSI) sudah naik mendekati 60, dan histogram Moving Average Convergence Divergence (MACD) telah berubah hijau serta terus melebar.
Invalidasi akan terjadi jika harga harian ditutup di bawah level Fibonacci 0,382 di 97,408. Zona ini selaras dengan pita support hijau yang terlihat pada grafik.
Skenario ini menciptakan ujian yang jelas terkait pertanyaan korelasi yang lebih luas. Jika DXY menembus 100,393 dan Bitcoin tetap bertahan atau reli, maka pendapat tentang perpisahan arah kedua aset semakin kuat.
Namun jika BTC justru turun saat DXY menembus 101, korelasi terbalik secara historis akan kembali, dan faktor ekonomi makro masih menggerakkan Bitcoin. Beberapa minggu ke depan akan menjadi penentu apakah Bitcoin sudah menjadi aset mandiri atau tetap menumpang pada pergerakan dolar.