Baru-baru ini saya mulai meneliti tentang kekayaan terbesar di Brasil dan menemukan sesuatu yang cukup menarik: wanita terkaya di negara ini menjaga profil yang begitu rendah hati sehingga kebanyakan orang bahkan tidak tahu siapa dia. Saya berbicara tentang Vicky Safra.



Kisah wanita ini sangat menarik karena menunjukkan bahwa Anda tidak perlu selalu berada di media untuk membangun dan mempertahankan salah satu kekayaan terbesar di dunia. Vicky Safra mewarisi kekaisaran keuangan dari suaminya, Joseph Safra, yang meninggal dunia pada Desember 2020. Sejak saat itu, dia mengambil alih pengelolaan kekayaan yang diperkirakan sekitar 16,6 miliar dolar.

Yang menarik perhatian saya adalah bagaimana keluarga Safra membangun kekayaan ini. Itu tidak terjadi dalam semalam. Semuanya dimulai pada abad ke-19, di Timur Tengah, ketika nenek moyang keluarga membiayai karavan perdagangan. Kemudian, pada tahun 1953, Jacob Safra bermigrasi ke Brasil dan mendirikan Safra Importação e Comércio, memulai operasi perbankan yang menjadi dasar semuanya. Kita berbicara tentang hampir 180 tahun sejarah membangun kekayaan ini.

Vicky Safra lahir di Yunani pada tahun 1952, tetapi keluarganya pindah ke Brasil pada dekade 1950-an. Dia bertemu Joseph ketika dia sudah menjadi bankir yang mapan di Brasil. Mereka menikah pada tahun 1969 dan memiliki empat anak bersama. Pasangan ini selalu bekerja sama, dan Joseph selalu mengatakan bahwa pernikahan mereka akan bertahan seumur hidup — dan memang demikian.

Yang paling membuat saya penasaran adalah bagaimana suksesi direncanakan dengan begitu hati-hati. Anak-anak dipersiapkan sejak dini untuk mengambil tanggung jawab dalam bisnis. Jacob, anak sulung, mengurus operasi internasional, sementara David memiliki peran utama di Brasil. Ini menunjukkan visi strategis jangka panjang, sangat berbeda dari banyak kelompok keluarga lainnya.

Aset utama termasuk Bank Safra di Brasil, J. Safra Sarasin di Swiss dengan operasi global di bidang private banking, dan portofolio properti yang mengesankan — termasuk gedung terkenal Gherkin di London dan properti di New York. Mereka mengelola sekitar 90 miliar dolar dalam aset.

Tapi yang benar-benar membedakan Vicky Safra adalah profilnya yang sangat tertutup. Dia jarang memberikan wawancara atau tampil di acara publik. Dia tinggal di Swiss dan menjalani kehidupan pribadi, memfokuskan aktivitas publiknya melalui Yayasan Vicky dan Joseph Safra, yang mendukung pendidikan, seni, dan kesehatan.

Perjalanan ini menunjukkan bahwa kekayaan terbesar tidak selalu datang dengan protagonisme media. Vicky Safra mewakili model kekayaan yang berbeda: yang didasarkan pada kestabilan keuangan, tata kelola yang terstruktur, dan visi jangka panjang. Di saat pasar sangat volatil, strategi keluarga Safra tetap menjadi referensi global dalam pelestarian kekayaan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan