Saya baru menyadari bahwa banyak orang yang bertransaksi tanpa memahami apa itu long short. Kadang mereka hanya masuk membeli/menjual tanpa tahu apa yang sedang mereka lakukan dengan akun mereka. Hari ini saya ingin berbagi hal ini karena sangat penting.



Posisi (Position) adalah perintah transaksi yang Anda buka di platform. Ketika Anda menempatkan perintah beli atau jual dengan sukses, Anda telah memegang sebuah posisi. Setiap platform memiliki batas posisi tertentu untuk mencegah beberapa investor besar melakukan manipulasi harga, yang melindungi pasar sekaligus trader kecil.

Keunggulan dari long short sebenarnya terletak pada dua arah:

Perintah Long (Beli) adalah saat Anda memprediksi harga akan naik. Anda membeli di harga rendah, berharap menjual lebih tinggi untuk mendapatkan selisihnya. Contohnya: Anda membeli Tesla di 150 USD per saham dengan leverage 1:10, 1 lot. Jika harga naik, Anda mendapatkan keuntungan. Sangat sederhana.

Perintah Short (Jual) sebaliknya, Anda memprediksi harga akan turun. Anda "meminjam" aset dari platform, menjual di harga tinggi saat ini, lalu membeli kembali di harga lebih rendah untuk mengembalikan ke platform. Selisihnya adalah keuntungan Anda. Dengan Apple di 134 USD, Anda bisa menempatkan short 3 lot dengan leverage 1:10 jika Anda yakin harga akan turun.

Namun ini adalah "bahaya" yang harus diketahui semua trader baru: Long/Short biasanya disertai dengan Leverage. Ini seperti pisau bermata dua. Anda memiliki 1.000 USD, dengan leverage 1:10, Anda bisa bertransaksi 10.000 USD. Jika harga bergerak sesuai prediksi 10%, Anda mendapatkan keuntungan 1.000 USD - dua kali lipat dari saldo akun. Tapi jika harga bergerak berlawanan 10%, Anda kehilangan seluruh 1.000 USD awal. Itu adalah risiko likuidasi akun.

Bagaimana penggunaan long short dalam praktik? Trader menganalisis secara teknikal dan fundamental untuk memprediksi tren. Ketika berita positif, pasar berperilaku optimis, Anda gunakan long. Ketika berita negatif, pasar cenderung menjual, Anda gunakan short. Pada grafik, pola candle bullish breakout, double bottom, MACD, RSI yang naik adalah sinyal long. Sebaliknya, double top, MACD crossover ke bawah, Bollinger Band adalah sinyal short.

Namun ada dua risiko "mengintai" yang harus dipahami trader:

Pertama adalah Margin Call & Liquidation. Ketika kerugian melebihi margin yang dipertahankan, platform akan memberi peringatan Margin Call. Anda harus menambah dana. Jika tidak, sistem otomatis menutup posisi (Liquidation) - saldo menjadi 0.

Kedua adalah Short Squeeze - mimpi buruk dari posisi short. Long memiliki risiko kerugian maksimal 100% (ketika harga turun ke 0). Tapi short berisiko kerugian tak terbatas karena harga bisa naik tanpa batas. Short Squeeze terjadi saat harga tiba-tiba melonjak tajam, memaksa para short untuk membeli secara besar-besaran untuk menutup kerugian, dan kekuatan beli ini justru mendorong harga naik lebih tinggi. Contoh klasik adalah GameStop 2021 - hedge fund terkuras habis miliaran USD.

Selain spekulasi, long short juga digunakan untuk Hedging (perlindungan risiko). Anda memegang 1.000 saham Apple jangka panjang tetapi pasar sedang panik. Daripada menjual semua posisi, Anda membuka short di indeks S&P 500 atau bahkan di Apple sendiri. Keuntungan dari short akan mengimbangi penurunan portofolio dasar, membantu melindungi aset.

Perbandingan long vs short: Long menghasilkan keuntungan saat harga naik, Anda memiliki produk tersebut, menerima dividen. Tapi rugi saat harga turun. Short menghasilkan keuntungan saat harga turun, memiliki keunggulan saat tren penurunan berlangsung lama. Tapi rugi saat harga naik, tidak memiliki produk, dan risiko kerugian tak terbatas.

Pertanyaan umum: Apakah trader harus menggunakan short? Ya, saat pasar sedang tren menurun. Long bisa digunakan di semua pasar. Short tergantung pasar - di Vietnam tidak diizinkan short saham dasar tetapi diperbolehkan short derivatif. Mana yang lebih mudah, long atau short? Keduanya bergantung analisis tren. Apakah boleh menggunakan long dan short sekaligus? Tidak disarankan pada produk yang sama karena biaya transaksi. Tapi bisa digunakan di pasar berbeda - misalnya short EUR/USD tapi long USD/JPY saat USD menguat.

Tentang Crypto: Long/Short crypto mirip saham tetapi pasar crypto 24/7, sangat volatil, leverage hingga 1:100. Risiko likuidasi terjadi lebih cepat dan lebih brutal. Dari mana aset untuk short? Anda meminjam dari platform melalui kontrak CFD atau margin, sistem otomatis mencatat, Anda hanya perlu menambah margin yang cukup. Bagaimana pengaruh biaya semalam (Swap/Funding Rate)? Saat memegang posisi semalam, Anda membayar biaya pinjaman atau biaya aset. Trading jangka panjang (mingguan/bulanan) biaya ini akan menggerus keuntungan.

Yang paling penting adalah memahami apa itu long short sebelum bertransaksi. Manajemen risiko adalah segalanya. Pasang stop loss, jangan gunakan leverage terlalu tinggi, selalu punya rencana keluar. Itu yang ingin saya ingatkan - tidak setiap saat harga naik harus long, setiap saat harga turun harus short. Tunggu sinyal yang jelas, analisis secara teknikal, lalu bertindak. Sekian.
TSLA-4,74%
SPX500-0,46%
EURUSD20-0,38%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan