Ada sebuah kisah yang sangat menarik di balik wanita terkaya di Brasil yang sedikit diketahui orang. Vicky Safra hampir tidak terlihat di media, tetapi mengendalikan salah satu kerajaan keuangan terbesar di dunia — dan semuanya dimulai sangat lama yang lalu, di Timur Tengah abad ke-19.



Vicky Safra muda baru berusia 17 tahun ketika menikah dengan Joseph Safra pada tahun 1969. Dia adalah anak dari Jacob Safra, yang telah bermigrasi ke Brasil dan mulai membangun apa yang akan menjadi Bank Safra. Keluarga Sarfaty, dari mana Vicky berasal, juga berasal dari keturunan Yahudi dan telah tiba di Brasil pada tahun 1950-an. Pertemuan keduanya menandai awal dari sebuah kemitraan yang akan bertahan hingga kematian Joseph, pada tahun 2020.

Yang menarik perhatian adalah bagaimana kekayaan keluarga Safra dibangun selama hampir 180 tahun. Dimulai di Kekaisaran Ottoman, ketika nenek moyang mereka membiayai karavan dagang — menggunakan unta untuk mengangkut barang. Terlihat seperti dunia lain, tetapi pola pikir jangka panjang dan pelestarian modal ini telah dilalui oleh semua generasi.

Joseph Safra memiliki visi yang jelas: kestabilan di atas pertumbuhan yang cepat. Dia dan Vicky memiliki empat anak dan mempersiapkan mereka sejak dini untuk mengambil tanggung jawab. Jacob, David, Alberto, dan lainnya tumbuh dalam budaya kerahasiaan dan disiplin keuangan ini. Ketika Joseph meninggal pada bulan Desember 2020, Vicky mengambil posisi utama dalam pengelolaan kekayaan keluarga.

Saat ini, portofolio keluarga ini mengesankan. Selain Bank Safra di Brasil, mereka memiliki J. Safra Sarasin di Swiss — salah satu private bank terbesar di dunia — dengan sekitar US$ 90 miliar di bawah pengelolaan. Tapi tidak hanya bank. Mereka memiliki gedung Gherkin di London, properti di New York, properti dengan standar tertinggi tersebar di seluruh dunia. Ini adalah diversifikasi strategis, bukan spekulasi.

Yang membuat Vicky Safra berbeda dari miliarder lain adalah tepatnya itu: dia hampir tidak muncul. Tinggal di Swiss, jarang memberikan wawancara, menghindari sorotan. Kehadiran publiknya terbatas hampir sepenuhnya pada Yayasan Vicky dan Joseph Safra, yang membiayai proyek-proyek di bidang pendidikan, seni, dan kesehatan. Discretnya ini bukan kebetulan — merupakan cerminan langsung dari budaya keluarga.

Menurut perkiraan terbaru Forbes, kekayaan Vicky Safra sekitar US$ 16,6 miliar, menegaskan tempatnya di antara wanita terkaya di planet ini dan, tentu saja, yang terkaya di Brasil. Tetapi berbeda dari banyak miliarder yang hidup untuk tampil, dia membangun warisannya dalam bayang-bayang, fokus pada tata kelola, pelestarian kekayaan, dan dampak sosial.

Dalam dunia keuangan yang semakin tidak stabil, model Safra tetap menjadi referensi: disiplin, kerahasiaan, visi jangka panjang. Vicky Safra yang menikah pada usia 17 tahun menjadi pengelola salah satu kekayaan pribadi terbesar di dunia — dan melakukannya hampir tidak terlihat oleh kebanyakan orang.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan