Dulu saat dompet saya banyak, saya jadi sombong, hari ini di A chain mengumpulkan poin, besok di B chain menyelesaikan tugas, hasilnya aset seperti menyebar seperti koin di tanah… Musim airdrop semakin parah, platform tugas mulai melawan penyihir wanita lagi, membuat saya seperti sedang absen masuk kerja, dompet semakin banyak, akhirnya saya sendiri tidak mengenali diri sendiri.



Sekarang lebih jujur saja: dompet utama hanya berisi aset utama dan yang sering digunakan, sisanya di chain lain dianggap sebagai “uang saku”, setiap minggu tentukan satu malam untuk melakukan pengumpulan (jika tidak, tidak apa-apa, yang penting jangan berputar-putar sembarangan tengah malam saat emosi naik). Ada juga cara sederhana: beri nama panggilan pada setiap dompet, misalnya “payung hujan”, “payung”, “sepatu cadangan”, agar tidak mudah salah klik. Jika pasar mengalami gelombang hujan deras, setidaknya saya tidak akan tenggelam duluan karena pengelolaan dompet sendiri. Begitu saja dulu.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan