Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
CFD
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
Belakangan ini saya menemukan sebuah kisah menarik tentang komunitas crypto yang layak diceritakan. Dorian Nakamoto, nama yang selama satu dekade dikaitkan dengan misteri Satoshi Nakamoto, memutuskan untuk menjernihkan semuanya sekali untuk selamanya.
Semua dimulai pada Maret 2014 ketika Newsweek menerbitkan sebuah penyelidikan yang mengklaim telah mengidentifikasi pencipta anonim Bitcoin. Rinciannya tampak meyakinkan: Dorian Nakamoto, yang tinggal di California, memiliki keturunan Jepang, ide-ide libertarian, dan dalam sebuah wawancara dia memberikan jawaban yang samar saat ditanya tentang Bitcoin. Dia mengatakan sesuatu seperti 'saya tidak lagi terlibat dalam urusan ini, sudah diserahkan kepada orang lain'. Bagi banyak orang, ini terdengar seperti pengakuan.
Tapi inilah kejutan. Dorian kemudian menjelaskan bahwa jurnalis sebenarnya menanyakan tentang proyek pertahanan sebelumnya, bukan tentang Bitcoin. Dia berulang kali menegaskan bahwa dia tidak pernah terlibat dalam pengembangan Bitcoin dan bahkan tidak memahami teknologinya. Bahkan Satoshi Nakamoto sendiri telah menyatakan di forum bahwa 'saya bukan Dorian'.
Ketika saya melihat latar belakang Dorian, semuanya masuk akal. Dia adalah seorang insinyur dengan keahlian pemrograman, pernah bekerja untuk Federal Aviation Administration menyelesaikan masalah peralatan pengendalian lalu lintas udara. Dia sama sekali tidak pernah bekerja di bidang kriptografi. Sepuluh tahun terakhir dia menghadapi tantangan pribadi yang signifikan: pernah bekerja sebagai pekerja kasar, penyelidik, guru pengganti, dan harus menghadapi masalah kesehatan serius.
Newsweek menyoroti kekurangan dalam riwayat pendidikannya, tetapi Dorian memberikan penjelasan konkret untuk setiap periode. Kesulitan keuangan, operasi prostat pada 2012, stroke pada 2013, masalah pekerjaan sebagai insinyur. Bukan profil seseorang yang secara diam-diam mengembangkan kode Bitcoin.
Yang menarik dari kisah ini adalah bagaimana Dorian Nakamoto secara tidak sengaja terjerat dalam pusaran spekulasi. Dia harus menyewa penasihat hukum dan secara terbuka memohon kepada dunia untuk menghormati privasinya dan keluarganya. Pada 2014, hidupnya berubah secara drastis karena kesalahpahaman ini.
Komunitas crypto tetap berspekulasi. Mungkin karena kemiripan fisik, mungkin karena asal-usul Jepang, mungkin karena usianya yang cocok dengan teori tentang Satoshi. Tapi kenyataannya adalah Dorian Nakamoto bukanlah ayah dari Bitcoin. Dia hanyalah seorang pria yang beruntung memiliki nama yang tepat di saat yang salah, saat HBO akan merilis sebuah dokumenter dan media sedang mencari cerita sensasional.