Baru saja saya menemukan sebuah cerita yang cukup mencengangkan, yang menunjukkan betapa cepatnya situasi di ruang kripto bisa memburuk. Kiarash Hossainpour – YouTuber Jerman berdarah Iran ini – menjadi contoh sempurna mengapa kita harus berhati-hati dengan Bitcoin dan sejenisnya.



Pria ini bahkan belum berusia 20 tahun, ketika dia mulai memberikan seminar online tentang kewirausahaan dan menarik ratusan ribu pengikut. Foto-fotonya menunjukkan dia di dalam Rolls-Royce atau Lamborghini – kisah influencer klasik. Kekayaannya bertambah, dan dia memamerkan dirinya di mana-mana sebagai contoh keberhasilan. Tapi kemudian datanglah crash.

Pada musim semi 2022, seluruh kekayaannya runtuh saat harga kripto anjlok. Itu cukup hebat, tetapi pukulan knockout nyata datang dari Luna. Mata uang kripto ini, yang sebelumnya dia pasang dengan semangat messianic di kanalnya, kehilangan 99 persen nilainya dalam waktu singkat. Kekayaan Kiarash Hossainpour sebagian besar hilang. Dari satu hari ke hari berikutnya, dia hampir kehilangan semuanya – hingga 90 persen dari portofolio digitalnya.

Yang mengejutkan saya: Pria ini tidak menyerah. Meski bencana ini, pria berusia 22 tahun ini mengatakan bahwa dia akan terus berinvestasi di Bitcoin. Dia menyebut dirinya sendiri sebagai "investor strategis" – seseorang yang tidak panik menjual. Bitcoin saat ini diperdagangkan sekitar 79.160 euro, jauh dari rekor tertinggi sekitar 126.080 euro. Tapi Hossainpour tetap teguh bahwa "kerugian adalah bagian dari permainan" dan membangun karakter.

Yang menarik adalah: Dia menyalahkan ketidakkompetenan tim Luna atas keruntuhan keuangannya. "Indra keenam"-nya dalam pasar – yang membantunya mendapatkan jutaan pengikut – benar-benar gagal. Dan inilah masalahnya: Sebagai influencer dengan jangkauan besar, kekayaan Kiarash Hossainpour tidak hanya mempengaruhi dirinya sendiri, tetapi juga ribuan orang yang tidak tahu dan mengikuti tipsnya, dan juga kehilangan uang.

Seluruh cerita ini dimulai pada 2014, saat dia menerima pembayaran Bitcoin pertamanya. Saat itu dia masih remaja, yang membuat website WordPress seharga 30 dolar. Pada akhir 2015, langkah besar diambil: menginvestasikan hampir 40.000 euro dalam Bitcoin. Orang tuanya skeptis – "Apakah ini legal? Apakah ini uang asli atau penipuan?" – tapi dia yakin.

Ayahnya, yang berasal dari keluarga Iran yang makmur tetapi menjadi miskin setelah revolusi, memperingatkannya: "Ini hanya angka di layar." Meski begitu, Hossainpour menggunakan kekayaan yang meningkat sebagai bukti model keberhasilannya dan memasarkan citranya secara agresif.

Pelajaran di sini jelas: Kisah Kiarash Hossainpour menunjukkan bahwa kekayaan cepat di ruang kripto bisa hilang secepat itu juga. Dan jika kita sebagai influencer mempengaruhi orang lain, kita juga bertanggung jawab atas kerugian mereka. Ini pengingat penting bahwa tidak ada yang memiliki "indra keenam" dalam pasar – bahkan mereka yang mengaku memilikinya.
BTC-2,74%
LUNA-2,69%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan