Semua orang tahu bahwa di pasar crypto, kehilangan uang sangat mudah tetapi mendapatkan kembali jauh lebih sulit. Oleh karena itu, memahami apa itu stoploss dan tahu cara menggunakannya benar-benar adalah keterampilan bertahan hidup bagi setiap trader.



Dulu, saya juga tidak terlalu memperhatikan stoploss. Hanya berharap saja bahwa harga akan berbalik naik, tetapi kenyataannya pasar tidak pernah cukup baik hati. Sampai akhirnya kehilangan sejumlah besar uang, saya baru menyadari pentingnya memiliki "jaring pengaman" saat bertransaksi.

Stoploss sederhana adalah perintah otomatis menjual aset ketika harga turun ke level yang Anda tetapkan sebelumnya. Misalnya, Anda membeli Bitcoin di 30.000 USD dan menempatkan stoploss di 28.000 USD. Jika harga turun ke 28.000 USD, perintah akan otomatis aktif dan menjual semuanya, mencegah kerugian lebih lanjut. Kedengarannya sederhana tetapi efektivitasnya tidak boleh diabaikan.

Mengapa harus menggunakan stoploss dan mengapa hal itu begitu penting? Pertama, membantu Anda membatasi kerugian dalam setiap transaksi. Kedua, membebaskan Anda dari tekanan harus terus-menerus memantau grafik. Ketiga, memaksa Anda mengikuti disiplin trading daripada bertindak berdasarkan emosi. Saya menyadari bahwa trader yang disiplin biasanya bertahan lebih lama dalam permainan ini.

Ada dua jenis stoploss dasar. Pertama adalah stoploss tetap - Anda menetapkan satu level harga tertentu dan akan tetap di sana sampai diaktifkan. Misalnya, membeli Ethereum di 2.000 USD, menempatkan stoploss di 1.800 USD. Kedua adalah trailing stop - jenis ini lebih cerdas, secara otomatis menyesuaikan saat harga naik. Jika Anda menetapkan trailing stop 5%, ketika Ethereum naik dari 2.000 USD ke 2.100 USD, level stoploss akan otomatis naik ke 1.995 USD. Cara ini membantu melindungi keuntungan saat pasar sedang bagus.

Apa yang perlu diperhatikan saat mengatur stoploss? Jangan menempatkannya terlalu dekat dengan harga beli, karena fluktuasi kecil bisa mengaktifkan perintah yang tidak perlu. Gunakan analisis teknikal, cari level support/resistance penting. Selain itu, pasar crypto selalu berubah, jadi Anda perlu secara rutin meninjau dan menyesuaikan perintah agar sesuai.

Sebagian besar platform trading crypto saat ini mendukung stoploss. Proses umumnya adalah: pilih pasangan aset yang ingin diperdagangkan, pilih jenis perintah stop-limit, masukkan harga aktif (stop price) dan harga jual yang diinginkan (limit price), lalu konfirmasi. Harga limit biasanya sedikit lebih rendah dari stop price untuk memastikan perintah terlaksana.

Tanpa stoploss, apa artinya tidak memiliki risiko. Tetapi dengan stoploss, setidaknya Anda telah mengendalikan sebagian risiko tersebut. Itulah perbedaan antara trader yang bertahan dan trader yang kehilangan uang. Jadi, jika Anda belum terbiasa menggunakan stoploss, sekarang saatnya untuk mulai.
BTC-2,51%
ETH-2,65%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan