Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
CFD
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
Ada sebuah cerita yang cukup menarik tentang Grigori Perelman yang layak untuk diketahui. Matematikawan Rusia ini lahir di Leningrad pada tahun 1966 dan satu-satunya yang telah menyelesaikan salah satu dari tujuh masalah milenium, dan dia melakukannya dengan cara yang sepenuhnya berbeda dari kebanyakan ilmuwan.
Pertama, biarkan saya menjelaskan apa itu conjecture Poincaré secara sederhana. Bayangkan kamu memiliki sebuah objek tiga dimensi tertutup tanpa lubang. Konjektur mengatakan bahwa objek tersebut pada dasarnya adalah sebuah bola, meskipun sangat berbelit atau terdeformasi. Ini seperti mengatakan: jika tidak memiliki lubang, itu adalah sebuah bola; jika memiliki lubang, itu adalah donat. Begitu sederhana, meskipun secara matematis sangat kompleks.
Yang menakjubkan dari Grigori Perelman adalah bagaimana dia membuktikannya. Antara tahun 2002 dan 2003, dia hanya mempublikasikan karyanya di arXiv, sebuah server terbuka untuk matematikawan, tanpa membuat keributan, tanpa konferensi pers, tanpa wawancara. Hanya meninggalkan buktinya di sana, dapat diakses agar seluruh komunitas matematika dapat memverifikasinya. Mereka membutuhkan bertahun-tahun untuk memastikan bahwa itu benar, tetapi ketika mereka melakukannya, itu tak terbantahkan.
Pada tahun 2006 dia menerima Medali Fields dan pada tahun 2010 penghargaan dari Institut Clay untuk Matematika, tetapi inilah yang paling aneh: dia menolaknya keduanya. Perelman sama sekali tidak menerimanya. Dia mengatakan sesuatu yang merangkum filosofi hidupnya: "Mengapa saya membutuhkan hadiah dan uang jika saya tahu bagaimana mengendalikan dunia?"
Sejak saat itu, Grigori Perelman benar-benar menjauh dari kehidupan akademik. Sekitar tahun 2005-2006 dia berhenti mempublikasikan, berhenti menghadiri konferensi, berhenti berpartisipasi dalam komunitas ilmiah. Sekarang dia hidup sangat tertutup di San Petersburgo, hampir tidak pernah tampil di depan umum, tidak memberi wawancara. Ada video dia di supermarket membeli produk murah, tinggal di apartemen sederhana bersama ibunya, tanpa pernikahan maupun anak.
Yang membuat Perelman unik bukan hanya karena dia telah menyelesaikan sebuah masalah yang hampir seratus tahun tidak bisa diselesaikan orang lain. Tapi karena penolakan totalnya terhadap ketenaran, uang, dan struktur komunitas ilmiah itu sendiri. Sementara matematikawan lain mencari pengakuan, hadiah, dan posisi bergengsi, orang ini justru menghilang setelah mengubah sejarah matematika. Hidupnya adalah sebuah kesaksian diam bahwa nilai sejati dari pengetahuan tidak terletak pada medali maupun perhatian media.