Pernah bertanya-tanya bagaimana seseorang membangun kekayaan bersih sebesar 180 miliar dolar? Lihatlah Bernard Arnault dan kerajaan LVMH yang dia ciptakan. Pria ini secara fundamental mengubah cara merek-merek mewah beroperasi.



Kebanyakan orang tahu Louis Vuitton, Dior, atau Kenzo, tetapi sedikit yang menyadari bahwa semuanya berada di bawah satu atap yang sama. LVMH memiliki portofolio yang luar biasa termasuk Marc Jacobs, Loewe, Celine, dan puluhan lainnya. Ini pada dasarnya adalah monopoli barang mewah.

Inilah yang membuat Arnault menjadi jenius: dia memahami kelangkaan. Alih-alih membanjiri pasar dengan produk, LVMH secara sengaja membatasi peluncuran. Rilis terbatas, koleksi eksklusif, ketersediaan terbatas. Strategi ini membuat barang mereka tidak hanya mahal, tetapi benar-benar diinginkan. Orang-orang antre berjam-jam hanya untuk mendapatkan koleksi kolaborasi LV yang baru.

Angka kekayaan bersih Bernard Arnault sebesar 180 miliar bukanlah kebetulan—itu mencerminkan puluhan tahun membangun, mengakuisisi, dan mengendalikan narasi barang mewah. Dia tidak hanya mengelola merek; dia menetapkan aturan apa arti kemewahan.

Yang menarik adalah bagaimana model ini mempengaruhi seluruh industri. Sekarang setiap merek mewah menyalin buku panduan ini: eksklusivitas, pasokan terbatas, posisi premium. Arnault pada dasarnya menulis cetak biru yang diikuti oleh semua orang. Apakah Anda tertarik pada mode atau tidak, strategi bisnis di balik LVMH layak dipelajari. Ini adalah pelajaran utama dalam pengendalian merek dan penciptaan kekayaan.
EVER-0,06%
AT-1,2%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan