Belakangan ini banyak orang membahas tentang perdagangan otomatis, saya rasa topik ini layak untuk dibahas lebih dalam. Sejujurnya, emosi adalah musuh terbesar dalam trading—FOMO, serakah, ketakutan, semuanya dapat menyebabkan pengambilan keputusan yang keliru. Dan algo trading dibuat untuk mengatasi masalah ini.



Apa itu algo trading? Singkatnya, adalah menggunakan program komputer untuk secara otomatis mengeksekusi pesanan beli dan jual. Program akan menganalisis data pasar berdasarkan aturan dan kondisi yang Anda tetapkan, lalu secara otomatis menempatkan order. Keuntungan dari pendekatan ini jelas: efisiensi trading meningkat secara signifikan, dan bias emosional benar-benar dihilangkan.

Sebenarnya, proses kerja algo trading tidak rumit. Pertama, Anda harus menentukan strategi trading, misalnya membeli saat harga turun 5%, dan menjual saat naik 5%. Kemudian, strategi ini diprogram ke dalam bahasa yang dapat dipahami komputer, Python adalah pilihan yang paling umum. Langkah berikutnya adalah yang paling penting—pengujian kembali (backtesting). Menggunakan data historis untuk mensimulasikan bagaimana performa strategi di masa lalu, ini dapat membantu Anda mengoptimalkan strategi dan meningkatkan tingkat keberhasilan.

Setelah strategi melewati pengujian, Anda bisa menghubungkannya ke platform trading untuk mulai beroperasi secara nyata. Program akan terus memantau pasar, dan segera mengeksekusi peluang yang memenuhi syarat. Kecepatan reaksi dalam hitungan milidetik ini tidak bisa dilakukan oleh trading manual. Setelah diaktifkan, juga perlu dilakukan pemantauan terus-menerus, dan menyesuaikan parameter sesuai perubahan pasar, proses ini sangat penting.

Dalam strategi algo trading tertentu, saya memperhatikan beberapa pendekatan yang cukup umum. VWAP (Volume Weighted Average Price) cocok untuk trader yang ingin mendekati biaya rata-rata pasar, dengan membagi pesanan besar menjadi pesanan kecil dan mengeksekusinya secara bertahap. TWAP (Time Weighted Average Price) adalah distribusi eksekusi secara merata tanpa mempertimbangkan volume transaksi. Ada juga strategi POV, yang mengeksekusi berdasarkan persentase tertentu dari total volume pasar, sehingga dapat meminimalkan dampak terhadap pasar.

Keunggulan algo trading yang sudah saya sebutkan—efisiensi dan isolasi emosi. Tapi, dalam praktiknya juga ada kelemahan yang jelas. Pertama adalah hambatan teknis, Anda harus mengerti pemrograman dan pasar keuangan, yang cukup sulit bagi banyak orang. Kedua adalah risiko sistem, bug perangkat lunak, gangguan jaringan, masalah perangkat keras semuanya bisa menyebabkan kerugian besar.

Secara keseluruhan, algo trading adalah alat yang kuat, tetapi bukanlah segalanya. Ia dapat membantu Anda mengotomatisasi eksekusi strategi dan menghilangkan gangguan emosional, tetapi dengan syarat strategi Anda sendiri memang efektif, dan sistemnya dikelola dengan baik. Jika Anda tertarik dengan bidang ini, Anda bisa mulai dari pengujian kembali skala kecil dan secara bertahap mengumpulkan pengalaman.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan