Trading dengan leverage seperti pedang bermata dua, jika digunakan dengan baik dapat memperbesar keuntungan, jika tidak juga bisa cepat mengalami margin call. Baru-baru ini saya berpikir, banyak pemula sebenarnya tidak perlu langsung bermain dengan leverage 10x, 20x yang tinggi, malah strategi leverage rendah mungkin lebih mudah bertahan lama.



Saya telah berinteraksi dengan banyak trader, rentang leverage 2x dan 3x sebenarnya sangat menarik. Leverage 2x membutuhkan Anda menyediakan 50% dana sebagai margin, yang berarti setiap pergerakan harga 1%, akun Anda akan berubah 2%. Kedengarannya tidak banyak, tetapi kelipatan ini cukup membuat Anda merasakan kekuatan leverage, sekaligus risikonya tidak akan membuat tidur Anda terganggu. Saya pernah melihat orang yang menggunakan leverage 2x untuk posisi jangka panjang, perlahan mengumpulkan di pasar yang relatif stabil, ritme ini malah lebih menguntungkan daripada sering melakukan trading.

Leverage 3x membutuhkan margin 33,3%, dan pergerakan harga diperbesar hingga 3 kali. Kelipatan ini cocok untuk trader yang ingin lebih agresif tapi tetap rasional. Saya sendiri kadang menggunakan leverage 3x dalam tren menengah, karena memberikan potensi keuntungan yang cukup, tapi tidak sampai memaksa posisi tertutup saat terjadi fluktuasi kecil.

Mengenai leverage 5x, ini saya anggap sebagai batas bawah leverage rendah. Hanya dengan margin 20% Anda bisa mengontrol posisi penuh, tetapi risikonya melonjak secara eksponensial. Pergerakan harga 5% bisa membuat Anda rugi 25%, ini mungkin tidak masalah bagi trader berpengalaman, tapi bagi pemula bisa menjadi mimpi buruk.

Dalam praktiknya, hal terpenting yang saya pelajari adalah jangan menaruh seluruh modal pada satu transaksi. Misalnya Anda punya 1000 dolar, menggunakan leverage 2x untuk membuka posisi 2000 dolar boleh saja, tapi sebaiknya hanya menggunakan 20% dari total dana Anda untuk transaksi ini, sehingga meskipun salah tetap tidak akan berakhir fatal. Saya sering melihat banyak orang yang hancur total karena satu posisi margin call.

Pengaturan stop loss juga sangat penting. Leverage rendah bukan berarti bisa sembarangan, stop loss yang ketat dapat membantu Anda memotong kerugian saat pasar berbalik. Selain itu, pilihlah aset dengan likuiditas baik dan volatilitas yang relatif tenang, ini sangat membantu mengurangi kemungkinan posisi terforced liquidation secara tak terduga.

Saran saya, jika Anda baru mulai mengenal leverage, mulai dari 2x. Setelah benar-benar memahami ritme pasar dan mengumpulkan cukup pengalaman, baru pertimbangkan untuk naik ke level yang lebih tinggi. Dengan begitu, risiko di awal bisa diminimalkan, dan Anda bisa membangun mental trading yang stabil. Leverage rendah terlihat menghasilkan keuntungan lambat, tapi keunggulannya adalah keberlanjutan, inilah jalan yang benar untuk meraih keuntungan jangka panjang.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan