Baru saja melihat bagaimana Bernard Arnault membangun imperiumnya, dan jujur saja strateginya jenius. Pria ini mengendalikan LVMH, pada dasarnya konglomerat barang mewah paling kuat di dunia, dan pendekatannya terhadap manajemen merek cukup menarik.



Apa yang Arnault ketahui sejak awal adalah bahwa kemewahan sejati bukan tentang membuat barang dapat diakses oleh semua orang. Justru sebaliknya. Dia secara sengaja menjaga koleksi terbatas, eksklusif, langka. Pola pikir kelangkaan ini tertanam dalam semua yang dilakukan LVMH. Louis Vuitton, Dior, Fendi, Celine, Givenchy—ini bukan sekadar merek, mereka adalah simbol status karena sulit didapat.

Kekayaan bersih pria ini sekitar 180 miliar dolar, menjadikannya salah satu orang terkaya di planet ini. Dan semua itu berasal dari pemahaman bahwa orang tidak hanya membeli produk, mereka membeli eksklusivitas dan identitas. Setiap rilis terbatas, setiap koleksi musiman—semuanya dihitung untuk menjaga permintaan tetap tinggi dan pasokan ketat.

Yang luar biasa adalah bagaimana dia berhasil memperluas ini ke puluhan merek di bawah satu atap. Masing-masing mempertahankan identitasnya sendiri, tetapi semuanya beroperasi di bawah filosofi yang sama: menciptakan keinginan melalui kelangkaan. Itulah mengapa kekayaan Bernard Arnault terus bertambah—dia pada dasarnya mencetak uang dengan membuat barang mewah yang dirasakan orang perlu dimiliki.
GENIUS10,8%
ON-0,12%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan