Cerita menarik terjadi pada bulan Februari — Elon Musk datang ke Washington untuk bertemu dengan Perdana Menteri India Narendra Modi langsung di Blair House, kediaman resmi tamu presiden. Tapi dia datang tidak sendiri, melainkan bersama keluarganya — dengan gadis Shivon Zilis dan tiga anak mereka. Kembar Azur dan Strider plus anak bungsu. Langkah yang cukup tidak biasa untuk pertemuan tingkat tinggi seperti itu.



Dalam pertemuan tersebut membahas teknologi luar angkasa, inovasi, dan transportasi. Kementerian Luar Negeri India mengonfirmasi bahwa pembicaraan berkisar tentang kerjasama di bidang teknologi baru dan startup. Perdana Menteri Modi bahkan memberi tiga buku India kepada anak-anak — karya Rabindranath Tagore, kumpulan novel, dan buku anak klasik Panchtantra. Sebuah isyarat yang manis.

Ngomong-ngomong, Shivon Zilis adalah CEO Neuralink — perusahaan Musk. Dia memiliki keturunan India dari pihak ibu, jadi pertemuan ini memiliki konteks pribadi tambahan. Mereka bersama tiga anak, termasuk kembar yang lahir pada tahun 2021. Menariknya, Elon Musk secara umum adalah ayah dari dua belas anak — selain ketiga anak ini, dia memiliki anak dari mantan istri, dari musisi Grimes, dan hubungan lainnya. Di antaranya kembar Griffin dan Vivian, triplet Saxon, Damian, dan Kai. Damian Musk termasuk dalam kelompok triplet yang lahir dari istri pertama. Secara keseluruhan, keluarga Musk cukup besar.

Tapi yang utama dari pertemuan ini bukanlah detail keluarga, melainkan apa artinya bagi SpaceX dan Starlink di India. Perusahaan ini sudah lama berusaha masuk ke pasar India, tetapi menghadapi penolakan dari miliarder lokal Mukesh Ambani terkait distribusi spektrum. Pemerintah India tampaknya lebih condong ke SpaceX, tetapi aplikasi Starlink masih dalam peninjauan. Keputusan soal ini bisa secara serius mengguncang industri satelit India.

Elon Musk saat ini diposisikan sebagai pegawai negeri khusus di pemerintahan, dan perusahaan-perusahaannya mengendalikan bagian besar industri luar angkasa. Falcon 9 tetap menjadi alat utama pengiriman muatan ke luar angkasa bagi banyak negara, dan Starlink adalah infrastruktur jaringan yang kuat. Tidak mengherankan jika perdana menteri bertemu dengannya di tingkat tertinggi.

Namun, pertemuan ini menuai kritik dari beberapa demokrat di AS, yang menganggap pengaruh Musk di pemerintahan Trump terlalu besar dan menciptakan konflik kepentingan. Senator Chris Murphy bahkan mengkritiknya karena bertindak sebagai sekretaris negara, tetapi seolah-olah demi kepentingan pribadinya. Ini soal politik, tentu saja, tapi kesimpulan utamanya jelas — keputusan di bidang luar angkasa dan teknologi semakin sering diambil dalam pertemuan tingkat tinggi seperti ini.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan