Baru saja membaca sesuatu yang sangat menyentuh hati saya. Janice McAfee, janda dari pelopor kripto John McAfee, masih berjuang bertahun-tahun setelah kematiannya di penjara Barcelona. Dia melakukan pekerjaan sambilan hanya untuk bertahan hidup, tinggal di lokasi yang tidak diungkapkan di Spanyol, dan jujur saja, ceritanya menimbulkan begitu banyak pertanyaan yang sepertinya tidak lagi ditanyakan orang.



Inilah yang membuat saya terpukul: sebuah pengadilan Catalan menutup kasus tersebut pada bulan September, menyatakan kematiannya sebagai bunuh diri. Tapi Janice masih belum diizinkan melihat hasil autopsi. Pikirkan itu sejenak. Dia telah berusaha selama bertahun-tahun untuk mendapatkan jawaban, dan pihak berwenang sama sekali tidak mau bergeming. Dia menginginkan autopsi independen untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi, tetapi biayanya 30.000 euro—uang yang dia tidak punya. Dia mengatakan kepada seorang pewawancara bahwa dia hanya ingin melihat tubuhnya sendiri dan memastikan semuanya benar-benar terjadi.

Sekarang mari kita bicarakan tentang kekayaan bersih John McAfee, karena ini luar biasa. Pria ini bernilai lebih dari 100 juta dolar setelah dia menjual perusahaan antivirusnya pada tahun 1994. Tapi saat dia meninggal, kekayaannya dikabarkan turun menjadi hanya 4 juta. Bagaimana seseorang kehilangan sebanyak itu? Nah, ada gugatan hukum, tuduhan penggelapan pajak, klaim tentang promosi kripto yang menghasilkan 11 juta—semuanya sangat rumit. Dan yang menarik tentang istri John McAfee dan keuangannya: Janice tidak mendapatkan apa-apa. Tidak ada wasiat, tidak ada warisan. Karena putusan AS terhadapnya, dia tidak bisa mewarisi apa pun. Pria itu tidak menyembunyikan kripto apa pun, atau setidaknya dia mengklaim di Twitter kepada jutaan pengikutnya. Tapi dia sengaja membiarkan Janice dalam ketidaktahuan tentang koleksi rahasia atau dokumen tertentu, konon demi menjaga keamanannya.

Yang benar-benar mengganggu Janice adalah respons medisnya. Dia terlatih sebagai asisten perawat bersertifikat, dan dia tahu protokol CPR. Ketika mereka menemukan John dengan sesuatu di lehernya, video dari penjara menunjukkan mereka bahkan tidak membersihkan jalan napas terlebih dahulu. Itu adalah prosedur darurat dasar. Dia tidak mengatakan bahwa dia tahu apa yang sebenarnya terjadi, tapi dia bertanya mengapa prosedur standar tidak diikuti.

Setelah kematiannya, dia sangat ketakutan. John selalu memberitahunya bahwa pihak berwenang hanya mengejar dia, bukan dia, tapi dia tetap khawatir. Sekarang dia hanya berusaha melangkah maju. Dia mendukung dirinya sendiri sebisa mungkin karena yang penting adalah mendapatkan jawaban tentang John. Dia bukan korban—dia adalah korban.

Ada juga film dokumenter Netflix yang keluar, 'Running with the Devil,' yang menggambarkan mereka sebagai buronan. Janice merasa film itu sama sekali melewatkan cerita sebenarnya, lebih fokus pada sensasi daripada memahami mengapa John hidup seperti itu atau mengapa dia tetap bersamanya.

Apa yang benar-benar diinginkan Janice sekarang sederhana: dia ingin menghormati keinginan terakhir John untuk dikremasi. Tubuhnya masih di kamar mayat penjara. Dia punya uang dua tahun lalu, lalu setahun lalu, tapi sekarang tidak lagi. Dia tidak mencari keadilan—dia tahu itu tidak realistis. Dia hanya menginginkan penutupan dan mengingatnya dengan penuh cinta. Dia pantas mendapatkan itu.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan