Cerita tentang karakter Pepe sebenarnya memiliki sejarah yang cukup dalam. Awalnya, pada tahun 2005, Matt Fury menciptakan karakter ini dalam komik "Boys Club", dan digambarkan sebagai katak yang damai dan santai. Setelah itu, dalam budaya internet, popularitasnya menyebar dengan cepat dan menjadi banyak dibagikan di berbagai media sosial.



Hingga di sini, semuanya cerita yang baik, tetapi selama pemilihan presiden AS tahun 2016, karakter Pepe diambil alih oleh beberapa komunitas daring. Meme tersebut digunakan untuk menyebarkan ujaran kebencian dan ideologi rasis, sehingga citra positif aslinya benar-benar rusak.

Sebagai tanggapan, Fury bekerja sama dengan Aliansi Pencegahan Fitnah (ADL) dan meluncurkan beberapa inisiatif, termasuk kampanye "Save Pepe". Tujuannya adalah mengembalikan niat dan konteks asli dari karakter Pepe. Gerakan ini menjadi contoh simbolis betapa mudahnya budaya internet dapat disalahartikan.

Yang menarik adalah aspek hak cipta. Fury secara teori memiliki hak hukum untuk menuntut kompensasi atas penggunaan komersial karya-karyanya, tetapi saat ini tampaknya dia tidak secara aktif menuntut pelanggaran hak cipta terhadap pencipta Pepe Coin. Cara menangani hak kekayaan intelektual di era blockchain masih banyak yang belum pasti.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan