Apakah Anda pernah memperhatikan bagaimana skandal insider trading terbesar sering melibatkan orang-orang yang tampaknya tak tersentuh? Sangat menarik dan menakutkan sekaligus untuk mengetahui bagaimana korupsi keuangan mampu menembus begitu dalam di Wall Street, meskipun ada pengawasan dari SEC dan FINRA.



Mari kita ambil contoh Ivan Boesky. Pada tahun 80-an, dia dianggap sebagai arbitrageur yang sangat dihormati, tetapi sebenarnya dia mengumpulkan lebih dari 200 juta dolar melalui transaksi ilegal berdasarkan informasi rahasia. Kasusnya sangat penting untuk mengungkap jaringan korupsi yang melanda Wall Street, dan bahkan menyebabkan kejatuhan Michael Milken. Boesky bekerja sama dengan penyidik federal dan menjalani hukuman tiga tahun penjara plus denda 100 juta dolar.

Tapi mungkin salah satu kasus insider trading paling mencolok adalah milik Raj Rajaratnam dengan Galleon Group. Pria ini membangun jaringan insider perusahaan di Intel, IBM, dan McKinsey & Company. Bersama rekan-rekannya, dia memperoleh keuntungan ilegal sebesar 70 juta dolar. Yang membuat kasus ini sangat signifikan adalah penggunaan penyadapan telepon, sebuah teknik yang jarang digunakan dalam penyelidikan kejahatan ekonomi saat itu. Pada tahun 2011, Rajaratnam dihukum 11 tahun penjara.

Lalu ada kasus yang menarik perhatian nasional: Martha Stewart dan ImClone Systems pada tahun 2001. Stewart menjual hampir 4.000 saham tak lama sebelum FDA menolak obat kanker dari perusahaan tersebut. Dia tidak langsung dihukum karena insider trading, tetapi karena menghalangi keadilan dan membuat pernyataan palsu. Dia menjalani lima bulan di penjara. Yang menarik adalah di balik Stewart ada Sam Waksal, CEO ImClone, yang mencoba menjual saham keluarganya dan memberi tahu orang lain sebelum berita negatif dari FDA menjadi publik. Waksal dihukum tujuh tahun penjara.

Enron adalah bab gelap lainnya. Jeffrey Skilling, CEO perusahaan, menjual sekitar 60 juta dolar saham berdasarkan informasi rahasia tentang kebangkrutan yang akan datang. Pada tahun 2006, dia dihukum karena penipuan dan insider trading dengan hukuman 24 tahun, kemudian dikurangi menjadi 14 tahun.

Jangan lupa juga R. Foster Winans, seorang wartawan Wall Street Journal yang pada tahun 1985 mengungkapkan cerita-cerita penting dari rubriknya 'Heard on the Street' kepada broker, memungkinkan mereka melakukan transaksi menguntungkan sebelum informasi tersebut dipublikasikan. Winans menjalani 18 bulan penjara.

Dan ada Steven A. Cohen dengan SAC Capital Advisors. Pada tahun 2013, dana investasinya didenda 1,8 miliar dolar karena insider trading. Delapan karyawannya dihukum, dan Cohen dipaksa menutup operasi konsultasi kepada investor. Kasus ini mengungkap betapa dalamnya praktik insider trading di lingkungan investasi institusional berfrekuensi tinggi.

Kasus-kasus insider trading terkenal ini menunjukkan satu hal: tidak ada yang benar-benar di atas hukum, sekecil apapun pengaruhnya. Dan kita terus menemukan skandal baru. Ini menjadi pengingat bahwa regulator harus tetap waspada dan bahwa transparansi tetap menjadi pertahanan terbaik melawan korupsi keuangan.
RWA-2,27%
LA-8,08%
IN-5,65%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan