Saya menyadari banyak trader baru yang selalu bertanya tentang leverage forex - apakah ini menguntungkan atau merugikan, berapa banyak yang harus digunakan, bagaimana cara menghitungnya. Sebenarnya leverage adalah alat yang cukup bagus jika Anda memahami bagaimana cara kerjanya.



Mungkin Anda belum tahu, tetapi leverage forex memungkinkan Anda mengendalikan jumlah uang yang jauh lebih besar daripada jumlah uang nyata yang Anda miliki di akun. Ini seperti sebuah tuas fisik - Anda hanya membutuhkan sedikit tenaga tetapi bisa mengangkat benda berat. Misalnya, jika Anda memiliki 1.000 USD dan broker mengizinkan leverage 1:500, Anda bisa membuka posisi dengan nilai hingga 500.000 USD. Gila, bukan?

Tapi inilah masalahnya - keuntungan besar juga berarti kerugian besar. Saya telah melihat banyak trader baru yang menggunakan leverage terlalu tinggi sehingga akun mereka hilang bersih dalam beberapa menit. Leverage bukanlah pinjaman dalam arti biasa - Anda tidak perlu membayar bunga atau berhutang tambahan. Sebaliknya, posisi Anda akan otomatis tertutup ketika saldo tidak cukup untuk mempertahankan posisi tersebut. Yang penting adalah memahami cara perhitungannya.

Cara menghitung leverage forex cukup sederhana. Jika rasio adalah 1:100, setiap 1 USD di akun Anda memberikan daya beli sebesar 100 USD. Jika 1:500, maka 1 USD = 500 USD daya beli. Untuk lebih memahami, misalnya Anda memiliki 5.000 GBP dan berharap pasangan GBPUSD naik 5%. Tanpa leverage, keuntungan Anda hanya 250 GBP. Tapi jika menggunakan leverage 1:20, Anda bisa mengakses 100.000 GBP, dan keuntungannya akan menjadi 5.000 GBP - 20 kali lipat! Sebaliknya, jika harga turun 5%, kerugian juga akan sebesar 5.000 GBP.

Masalahnya adalah memilih rasio yang sesuai. Jika Anda trading jangka panjang, yaitu memegang posisi dalam waktu lama, rasio leverage sebaiknya lebih rendah - sekitar 1:5 sampai 1:20. Alasannya adalah pasar bisa sangat volatile dalam jangka waktu panjang, dan jika Anda menggunakan leverage terlalu tinggi, fluktuasi kecil bisa memicu stop loss Anda. Sebaliknya, jika Anda scalper atau day trader, Anda bisa menggunakan leverage yang lebih tinggi - dari 1:50 sampai 1:500 - karena Anda hanya memegang posisi beberapa menit atau detik, dan pasar cenderung kurang volatile.

Menurut statistik terbaru, ada lebih dari 9.600.000 trader online di seluruh dunia, dan salah satu alasan utama mereka memilih forex adalah karena leverage forex memungkinkan mereka memulai dengan modal kecil. Tapi ini juga alasan mengapa banyak orang kehilangan uang.

Saya biasanya menyarankan trader pemula untuk memulai dengan leverage rendah, misalnya 1:10 atau 1:20, lalu secara bertahap meningkat seiring mereka memahami manajemen risiko. Aturan emasnya adalah selalu menempatkan stop loss untuk membatasi kerugian. Leverage bisa menjadi teman atau musuh Anda - tergantung bagaimana Anda menggunakannya. Cobalah di akun demo terlebih dahulu, lalu mulai dengan jumlah kecil saat trading nyata. Dengan begitu, Anda bisa menemukan rasio leverage yang paling sesuai dengan strategi Anda.
GBPUSD0,1%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan