Belakangan ini saya berbicara dengan beberapa trader, dan menemukan bahwa banyak orang sebenarnya sama sekali tidak memahami satu hal paling dasar—rasio keuntungan dan kerugian.



Mari kita jelaskan dengan jelas: rasio keuntungan dan kerugian adalah perbandingan antara uang yang kamu peroleh dari setiap keuntungan dan uang yang kamu rugikan. Kedengarannya sederhana, tetapi hal ini menentukan apakah kamu bisa mendapatkan keuntungan secara stabil.

Contohnya. Misalnya kamu punya dompet sebesar 100 dolar, dan setiap kali hanya menggunakan 10 dolar untuk trading. Jika tingkat kemenanganmu adalah 50%, dan rasio keuntungan dan kerugian adalah 1:1 (keuntungan 10 dolar, kerugian 10 dolar), maka dalam 10 transaksi, kamu menang 5 kali dan kalah 5 kali, akhirnya tidak untung maupun rugi. Tapi jika tingkat kemenanganmu hanya 40%, dan rasio keuntungan dan kerugian tetap 1:1, maka situasinya akan merugikan.

Ada poin kunci di sini: kamu tidak harus mengejar tingkat kemenangan yang sangat tinggi. Jika kamu bisa mencapai rasio keuntungan dan kerugian 1:2, maka hanya dengan tingkat kemenangan 40% kamu sudah mulai mendapatkan keuntungan. Jika mencapai 1:3, cukup dengan 30% tingkat kemenangan. Bahkan jika rasio keuntungan dan kerugianmu bisa mencapai 1:5, dengan tingkat kemenangan 20%, kamu bisa mendapatkan keuntungan secara stabil.

Saya pernah melihat banyak orang terjebak dalam kesalahan: melihat kemenangan beruntun beberapa hari terakhir, tingkat kemenangan 100%, lalu merasa bahwa kemampuan mereka meningkat. Padahal itu hanya karena mereka melakukan trading sangat sedikit. Seminggu hanya melakukan 4 transaksi, tentu tingkat kemenangan bisa terlihat sangat tinggi. Yang perlu dilihat sebenarnya adalah statistik jangka panjang, data bulanan atau kuartalan yang bisa mencerminkan kemampuan sebenarnya.

Sebaliknya, ada juga orang yang tingkat kemenangan sangat rendah, melakukan puluhan bahkan ratusan transaksi dalam sehari, langsung masuk begitu ada sinyal, tangan gatal ingin segera trading. Dalam situasi seperti ini, bahkan rasio keuntungan dan kerugian terbaik sekalipun tidak akan bisa menyelamatkanmu.

Saran saya sangat sederhana: sebelum masuk posisi, pikirkan dulu berapa kerugian yang kamu siap tanggung. Misalnya, memutuskan kerugian 10 dolar, lalu lihat apakah pasar bisa memberi peluang untuk mendapatkan 15 atau 20 dolar. Jika bisa, transaksi tersebut layak dilakukan. Jika tidak, lewati saja. Dengan berpegang pada prinsip ini, rasio keuntungan dan kerugianmu secara otomatis akan meningkat.

Ada satu kebiasaan yang sangat penting—catat setiap transaksi. Dengan mengumpulkan data secara jangka panjang, kamu bisa melihat tingkat kemenangan dan rasio keuntungan dan kerugian yang sebenarnya, dan tahu mengapa kamu terus-menerus merugi, serta apa jenis transaksi yang paling cocok untukmu. Ini jauh lebih berguna daripada trading secara buta.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan