Belakangan ini saya menyadari bahwa Naval meluncurkan dana baru bernama USVC, dan topiknya cukup hangat. Secara kasat mata, ini adalah kisah tentang "demokratisasi" investasi—dengan 500 dolar bisa membeli saham OpenAI, Anthropic, xAI, SpaceX, tanpa harus menjadi miliarder, dan tanpa perlu sertifikasi "investor yang memenuhi syarat" ala Amerika Serikat. Kedengarannya memang sangat egaliter. Tapi jika dilihat lebih dalam, situasinya jauh lebih rumit daripada slogan promosi tersebut.



Tweet yang ditulis langsung oleh Naval memang memiliki tingkat keahlian, mulai dari era penjelajahan samudra, membandingkan median usia perusahaan yang go public di AS pada tahun 1980 dan sekarang, serta berargumen bahwa investor ritel terkunci di luar pasar swasta. Narasi ini dibuat sangat menarik, seperti iklan penawaran saham terakhir yang serius dari Silicon Valley. Kecerdikan AngelList dalam membangun dana ini secara hukum juga patut diacungi jempol, dengan mendaftarkan dana sebagai dana tertutup berdasarkan Undang-Undang Perusahaan Investasi tahun 1940, sehingga bisa terbuka untuk semua orang dan melewati batasan investor memenuhi syarat tradisional VC.

Tapi ada satu masalah. Berdasarkan dokumen yang diungkapkan SEC, hingga akhir 2025, total ukuran dana USVC hanya sekitar 8,3 juta dolar AS. Dari jumlah tersebut, 56% atau sekitar 4,65 juta dolar AS ditempatkan di dana pasar uang pemerintah, dengan hasil tahunan hanya 3,66%. Melihat tujuh perusahaan unggulan di halaman utama situs web mereka, kita mungkin berpikir bahwa uang 500 dolar kita akan secara proporsional masuk ke OpenAI dan Anthropic. Tapi kenyataannya, seluruh dana ini kurang dari 10 juta dolar, lebih dari separuhnya adalah obligasi jangka pendek.

Struktur biaya juga patut diperhatikan. Di halaman utama situs tertulis "1% biaya pengelolaan, tanpa pembagian hasil," dibandingkan dengan biaya pengelolaan 2% dari VC tradisional. Tapi saat melihat rincian biaya di bagian bawah, ceritanya berbeda. USVC menginvestasikan uang ke manajer dana baru lainnya, yang sendiri mengenakan biaya pengelolaan 2% dan 20% dari hasil. Semua biaya ini akhirnya dibebankan kepada investor akhir. Jadi, tingkat biaya bersih sebenarnya adalah 2,50%, dan AngelList hanya menawarkan pengurangan biaya sementara sampai Oktober 2026, setelah itu langsung naik ke 3,61%.

Misalnya, portofolio dasar dengan hasil bruto tahunan 12% (sebagai patokan median VC papan atas selama sepuluh tahun terakhir), selama masa pengurangan biaya, investor bersih akan mendapatkan sekitar 9,5%, dan setelah masa tersebut sekitar 8,4%. Dengan bunga majemuk selama 10 tahun, 10.000 dolar AS akan menjadi sekitar 24.800 dolar dan 22.400 dolar. Selisihnya 2.400 dolar, setara dengan 24% dari modal awal. Ini cukup menarik untuk sebuah dana yang mengusung tema "kesetaraan finansial" untuk dibahas.

Ada juga masalah likuiditas. Unit USVC tidak diperdagangkan di bursa mana pun, dan dana memiliki hak untuk melakukan buyback setiap kuartal dengan batas maksimal 5% dari nilai aset bersih. Tapi ini adalah "kebijakan diskresi" dewan direksi, bukan kewajiban kontrak. Jika pasar mengalami penurunan besar pada 2027 dan valuasi perusahaan swasta turun, keputusan rasional dewan adalah tidak melakukan buyback pada kuartal tersebut. Jadi, uang 500 dolar kita secara esensial tidak bisa dicairkan.

Ada kritik yang menyebut ini sebagai "seni keluar likuiditas" baru dari Naval. Sepuluh tahun terakhir, valuasi perusahaan swasta sudah mengalami kenaikan besar—OpenAI naik dari 86 miliar menjadi 500 miliar dalam tiga tahun, dan xAI dari 24 miliar menjadi lebih dari 2 triliun dalam 18 bulan. Pasar publik sudah memberi beberapa sinyal bahwa valuasi swasta mungkin terlalu tinggi; misalnya, IPO Figma dua minggu setelah listing harganya turun 50% dari valuasi swasta. Dalam konteks ini, mengemas posisi dan menjualnya ke investor ritel lebih mirip "menyebarkan" sesuatu yang sudah naik nilainya.

Ada masalah yang lebih mendalam lagi. Beberapa analis langsung menunjukkan bahwa menganggap USVC sebagai dana dengan peluang terbatas, di mana durasi peluang tergantung berapa lama Naval duduk sebagai ketua komite investasi. Reputasi, pengaruh, dan kemampuan pengambilan keputusan Naval adalah aset paling berharga dari dana ini. Begitu perhatian Naval beralih ke hal lain, daya tarik dana ini akan menurun secara signifikan.

Jadi, pertanyaan terakhir yang layak diajukan adalah: apakah yang Anda beli sebenarnya adalah sebuah dana, atau hanya perhatian Naval selama beberapa tahun ke depan? Kata "demokratisasi" pernah muncul berkali-kali dalam sejarah keuangan, dan setiap kali orang bertanya, apakah peluang atau risiko yang didemokratisasi. Kali ini mungkin lebih rumit lagi.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan