Baru saja membaca sebuah cerita tentang tokoh legendaris Harland David Sanders—yang dikenal semua orang sebagai Kolonel Sanders, pendiri KFC. Cerita ini benar-benar layak dipikirkan.



Bagaimana awal hidupnya yang sangat menyedihkan? Saat berusia 6 tahun ayahnya meninggal dunia, dia harus merawat adik dan kakaknya sendiri, sekaligus membantu ibunya mengurus rumah tangga. Tidak banyak pilihan, dia berhenti sekolah di kelas 7. Selama puluhan tahun berikutnya, dia mencoba berbagai pekerjaan—petani, sopir trem, petugas pemadam kebakaran kereta api, tentara, penjual asuransi. Tapi hampir setiap pekerjaan berakhir dengan kegagalan, sering dipecat.

Hingga usia 40-an, dia akhirnya menemukan sedikit kestabilan di sebuah pompa bensin. Di sana dia memasak untuk para pelancong yang lewat, dan resep ayam gorengnya perlahan menjadi ciri khas. Pelanggan sangat menyukainya, dia akhirnya merasa ada nilai dalam dirinya.

Tapi takdir kembali menggodanya. Saat berusia 65 tahun, pemerintah membangun jalan tol baru yang langsung melewati restorannya. Usahanya langsung bangkrut. Dia hanya punya 105 dolar dari jaminan sosial.

Pada saat itu, kebanyakan orang sudah menyerah. Tapi Sanders tidak. Dia tidak memilih pensiun dan bersembunyi, malah membuat keputusan gila—mengambil resep ayam gorengnya, mengemudi ke mana-mana mencari restoran, menawarkan resep secara gratis, hanya meminta berbagi sebagian keuntungan. Dia tidur di mobil, mengetuk pintu satu per satu untuk menawarkan idenya. Ditolak sebanyak 1009 kali. Seratus09 kali! Tapi pada kali ke-1010, akhirnya ada yang bilang "oke".

"Ok" itu mengubah segalanya. Kentucky Fried Chicken pun lahir. Pada usia lebih dari 70 tahun, KFC sudah tersebar di seluruh Amerika Serikat. Pada tahun 1964, dia menjual perusahaan seharga 2 juta dolar—kalau dihitung dengan nilai uang saat ini, itu lebih dari 20 juta. Tapi wajah dan namanya selamanya menjadi simbol merek. Sekarang, KFC memiliki lebih dari 25.000 gerai di 145 negara di seluruh dunia.

Apa yang bisa kita pelajari dari cerita ini? Dalam arti tertentu, pendiri KFC ini telah menafsirkan apa arti "tidak pernah menyerah" dengan seluruh hidupnya. Seorang yang berjuang dari bawah selama sebagian besar hidupnya, baru mulai benar-benar di usia 65 tahun, dan berhasil membangun sebuah kerajaan bernilai miliaran. Kegagalan bukanlah akhir, melainkan umpan balik. Kesuksesan sejati sering tersembunyi di balik 1000 penolakan.

Setiap kali kamu ingin menyerah, ingatlah pria tua ini. Dengan 105 dolar dan satu resep, dia mengubah peluang terakhir menjadi warisan dunia.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan