Belakangan ini ada yang bertanya kepada saya, bagaimana cara berinvestasi Bitcoin di China. Sejujurnya, topik ini memang cukup sensitif, tapi saya rasa tetap perlu dijelaskan dengan jelas.



Pertama-tama, jelaskan kondisi saat ini secara menyeluruh. Banyak orang mengira bahwa China melarang Bitcoin, padahal sebenarnya tidak sepenuhnya akurat. Penjelasan yang tepat adalah: memegang Bitcoin tidak ilegal, tetapi kegiatan terkait perdagangan di dalam negeri dilarang. Dengan kata lain, memiliki Bitcoin tidak masalah, tetapi tidak bisa melakukan perdagangan atau aktivitas keuangan di platform domestik. Sejak 2017, China secara menyeluruh menghentikan pertukaran mata uang virtual, dan pada 2021 kembali memperketat penindakan terhadap penambangan dan perdagangan. Singkatnya, bursa tidak bisa beroperasi, penambangan tidak bisa dilakukan, tetapi memegang dan meneliti tetap diizinkan.

Lalu, bagaimana cara berpartisipasi secara nyata? Menurut saya, ada beberapa jalur utama.

Jalur pertama adalah investasi tidak langsung. Jika Anda memiliki identitas internasional atau prosedur legal yang sah, Anda bisa melakukan perdagangan melalui platform yang sesuai di luar negeri. Platform internasional ini di Amerika Serikat, Singapura, dan daerah lain yang diizinkan kebijakannya adalah sepenuhnya legal. Alternatif lainnya adalah tidak langsung berinvestasi di Bitcoin, melainkan di aset yang terkait dengan Bitcoin. Misalnya, produk ETF Bitcoin di AS, atau saham perusahaan yang memegang banyak Bitcoin, seperti beberapa perusahaan di pasar saham AS yang terkenal karena kepemilikan Bitcoin, serta perusahaan publik yang fokus pada penambangan. Dengan cara ini, Anda bisa ikut merasakan fluktuasi nilai Bitcoin sekaligus menghindari risiko kebijakan.

Jalur kedua adalah melihat bidang aset digital di dalam negeri. Di China, perdagangan koleksi digital yang sah didukung, meskipun aset blockchain ini tidak sepenuhnya mengikuti logika Bitcoin, tetapi tetap memiliki nilai investasi dan berada dalam kerangka kebijakan.

Jalur ketiga, menurut saya yang paling penting adalah menyiapkan pengetahuan yang cukup. Saat kebijakan sedang ketat, mendalami dinamika pasar Bitcoin dan teknologi blockchain adalah langkah persiapan untuk masa depan. Kebijakan selalu berubah, dan saat peluang terbuka, orang yang memiliki pengetahuan biasanya bisa menangkap peluang tersebut.

Namun, harus diingat, ada beberapa jebakan yang harus dihindari. Jangan pernah menggunakan VPN untuk mengakses platform luar negeri, karena ini bisa melanggar hukum dan menimbulkan risiko harta dan hukum. Juga, berhati-hatilah terhadap platform perdagangan ilegal di luar sana, karena risikonya sangat tinggi, termasuk pencucian uang, pembekuan dana, bahkan masalah hukum. Terakhir, meskipun penambangan dilarang di dalam negeri, banyak penipuan yang mengatasnamakan penambangan, jadi harus waspada.

Singkatnya, hambatan terbesar untuk berinvestasi Bitcoin di dalam negeri adalah risiko kebijakan. Ini bukan bidang yang bisa menghasilkan keuntungan tanpa usaha. Jika Anda benar-benar ingin berpartisipasi secara legal, jalur investasi tidak langsung adalah pilihan paling aman. Suatu saat nanti, ketika kebijakan membuka peluang, Anda mungkin sudah lebih siap daripada orang lain.

Keunggulan Bitcoin terletak pada desentralisasi dan sifat globalnya, tetapi sebagai investor, harus ingat satu hal: kepatuhan selalu menjadi garis dasar. Di China, terutama, harus menempatkan ini sebagai prioritas utama.

Menurut kalian, bagaimana pandangan tentang kondisi saat ini? Silakan diskusikan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan