Baru saja saya menemukan sebuah cerita menarik yang membuat saya berpikir. Vitalik Buterin – nama ini legendaris di dunia kripto. Dengan usia 31 tahun, pria ini telah membangun kekayaan yang bahkan kebanyakan orang tidak bisa bayangkan. Tapi di sinilah bagian yang menarik: Kehidupan pria ini sangat berbeda dari yang kita harapkan.



Yang membuat saya terpesona bukan hanya kecerdasannya secara teknis. Tapi juga detail-detail yang membuatnya begitu manusiawi. Dia tinggal di sebuah perumahan biasa di Singapura, memakai sandal jepit di kereta bawah tanah, dan pakaiannya berasal dari teman-temannya. Ini bukan cerita miliarder yang tipikal yang kita kenal. Sementara yang lain memamerkan kekayaan mereka, Vitalik duduk di kafe dan menulis kode. Setiap minggu, lagi dan lagi.

Lalu ada kisah cinta. Beredar rumor bahwa pacar Vitalik Buterin berasal dari dunia blockchain – seorang wanita Tiongkok yang sering dia ajak makan hotpot. Spekulasi di internet sangat besar, terutama saat dia menyukai lagu tentang perpisahan bahagia. Bahkan Sun Yuchen membuat lelucon tentang itu. Tapi jujur saja, yang saya anggap menarik dari rumor pacar Vitalik Buterin bukanlah romansa itu sendiri, melainkan bagaimana semuanya berlangsung dengan sangat diskret.

Perjalanannya luar biasa: mulai belajar pemrograman sejak usia 4 tahun, bisa menghafal Pi sejak usia 7 tahun, menulis whitepaper di usia 19 tahun, dan keluar dari sekolah – itu tidak normal. Ayahnya adalah seorang profesional TI dan mendukungnya sepenuhnya. Dan sekarang, saat dia lebih sukses dari kebanyakan pendiri, dia tetap rendah hati.

Yang paling mengesankan bagi saya: ketika berbicara tentang memberi, dia sangat dermawan. 1,2 miliar dolar untuk penelitian epidemi dan malaria – ini lebih menunjukkan karakter dirinya daripada angka kekayaan apa pun. Ini adalah kebalikan dari serakah. Dia adalah seseorang yang menggunakan bakat dan kekayaannya untuk sesuatu yang lebih besar.

Kisah cinta pacar Vitalik Buterin mungkin tetap menjadi rahasia, tapi hidupnya adalah sebuah pelajaran: Orang-orang besar sejati tidak mendefinisikan diri mereka melalui hal-hal materi. Mereka mendefinisikan diri mereka melalui passion dan dampaknya. Hidupnya sederhana, tapi penuh makna.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan