Saya menyadari bahwa sejarah Michael Saylor pada dasarnya adalah tiga kehidupan dalam satu. Pertama dia adalah pengusaha teknologi yang sukses, kemudian mengalami kegagalan, dan sekarang menjadi salah satu pendukung Bitcoin yang paling terkenal. Menariknya, bagaimana seseorang yang telah kehilangan miliaran memutuskan untuk mengambil taruhan yang bahkan lebih berisiko.



Semua dimulai pada akhir 80-an, ketika Saylor mendirikan MicroStrategy — sebuah perusahaan analitik bisnis. Pada masa dot-com, saham melambung tinggi, dan kekayaannya mencapai 7 miliar dolar. Tampaknya puncak telah dicapai. Tetapi kemudian datang tahun 2000, SEC menuduh perusahaan melakukan pelanggaran akuntansi, saham anjlok, dan Saylor kehilangan hampir semuanya. Dua dekade dia diam-diam membangun kembali, mengelola MicroStrategy, sampai pada tahun 2020 terjadi sebuah titik balik.

Pada Agustus 2020, MicroStrategy melakukan langkah yang banyak di Wall Street sebut gila — menghabiskan 250 juta dolar dari cadangan perusahaan untuk membeli Bitcoin. Tetapi Saylor tidak berhenti di situ. Dalam beberapa tahun, perusahaan mengumpulkan lebih dari 200 ribu BTC, menghabiskan miliaran dolar. Michael Saylor sendiri juga menginvestasikan ratusan juta dalam cadangan pribadinya.

Apa yang mendasari strategi agresif ini? Pertama, dia tidak melihat Bitcoin sebagai investasi jangka pendek atau mata uang — bagi dia, itu adalah “kepemilikan digital”, yang melampaui emas dalam hal kelangkaan dan keamanan. Kedua, dia percaya bahwa uang fiat secara tak terelakkan kehilangan daya beli, dan 21 juta koin Bitcoin adalah lindung nilai yang sempurna terhadap inflasi.

Bagian paling kontroversial dari pendekatannya adalah penggunaan utang untuk membeli lebih banyak BTC. MicroStrategy menerbitkan obligasi konversi untuk membiayai pembelian tersebut. Logikanya sederhana: jika biaya utang lebih rendah dari potensi pengembalian Bitcoin, itu menguntungkan. Risiko tinggi, tetapi juga imbalan tinggi.

Namun yang terpenting — Saylor berpikir untuk generasi mendatang. Dia tidak menunggu siklus bull berikutnya, dia hanya membeli dan memegang. Keyakinan jangka panjang ini memungkinkannya untuk tenang menghadapi volatilitas yang akan membuat investor biasa kehilangan kendali.

Akibatnya, MicroStrategy berubah menjadi perusahaan yang sahamnya bergerak seiring harga BTC. Saylor kembali menjadi miliarder, tetapi kali ini berkat aset kripto. Lebih penting lagi, dia menjadi simbol pengakuan institusional terhadap Bitcoin. Contohnya menginspirasi pemimpin perusahaan lain untuk meninjau kembali cara mereka menyimpan kas tunai.

Harga BTC saat ini sekitar 79.24K dengan penurunan 1.66% dalam 24 jam. Michael Saylor tampaknya tidak memperhatikan fluktuasi semacam itu — strateginya tetap sama: beli, simpan selamanya, gunakan semua alat yang tersedia untuk mendapatkan lebih banyak lagi.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan